Pertamax Lolos Uji Laboratorium ITB dan Kementerian ESDM, Pertamina: Hanya Merek Mobil Tertentu...

Liberty Jemadu

Jum'at, 29 November 2024 | 16:59 WIB
Pertamax Lolos Uji Laboratorium ITB dan Kementerian ESDM, Pertamina: Hanya Merek Mobil Tertentu...
Pertamax disebut bukan pemicu rusaknya sejumlah mobil di Cibinong, Jawa Barat. Sudah diuji di lab ITB dan Kementerian ESDM. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan bahwa kualitas Pertamax sudah sesuai dengan ketentuan setelah melewati uji laboratorium yang dilakukan oleh Lemigas Kementerian ESDM dan ITB.

Hal ini disampaikan Heppy setelah Pertamax dituding sebagai penyebab rusaknya sejumlah mobil di Cibinong, Jawa Barat. Kerusakan terjadi komponen filter dan pompa bahan bakar (fuel pump).

Lebih lanjut Heppy mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut, karena kerusakan hanya terjadi pada mobil dari "merek dan jenis kendaraan tertentu".

"Kami masih melakukan kajian mengingat kendala mesin hanya terjadi di merek dan jenis kendaraan tertentu serta di lokasi-lokasi tertentu. Jadi, kami perlu mempelajari detail penyebab gangguan pada mesin-mesin kendaraan di lokasi-lokasi tersebut," terang Heppy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Adapun terkait kendaraan-kendaraan yang dilaporkan mengalami kendala mesin, Heppy menyatakan bahwa pihaknya terus memonitor kondisi tersebut dan masih melanjutkan kajian bersama LAPI ITB.

Sebelumnya Pertamina mengatakan berdasarkan uji laboratorium Lemigas Kementerian ESDM, produk Pertamax sesuai ketentuan Ditjen Migas. 

Sementara dari LAPI ITB, ahli konversi energi Tri Yuswidjajanto Zaenuri mengungkapkan kandungan di dalam Pertamax bukan menjadi penyebab kerusakan mobil di Cibinong, Jawa Barat.

Tri mengatakan kerusakan sejumlah besar mobil di Cibinong disebabkan oleh endapan dalam tangki bahan bakar yang menyumbat fiter di fuel pump. Akibat adanya endapan itu mobil kehilangan tenaga.

Tri, yang memeriksa sampel endapan dari tangki mobil yang mengalami kerusakan di Cibinong, sudah memeriksa endapan itu di laboratorium LAPI ITB menggunakan metode Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS).

baca juga

Hasil uji EDS itu kemudian dibandingkan dengan hasil analisis fisika dan kimia yang dilakukan tim Lemigas terhadap bahan bakar Pertamax dari beberapa SPBU, yang diperkirakan menjadi sumber Pertamax bermasalah.

"Ternyata, senyawa pembentuk endapan tersebut tidak ditemukan dalam bahan bakar yang dianalisis (Pertamax)," ungkap Tri.

Lebih lanjut para peneliti mencurigai material antikorosi yang biasa dipakai sebagai pelapis tangki bahan bakar berbahan logam yang menyebabkan adanya endapan penyumbat filter. Ini mengingat pelapis biasanya terbuat dari paduan unsur yang terdeteksi pada analisis EDS.

"Tapi, penelitian masih terus dilakukan untuk memastikan dari mana asal usul unsur-unsur pembentuk endapan tersebut," ujar Tri.

Menurut dia, jika endapan tersebut berhubungan dengan material tahan korosi pelapis tangki, maka para pemilik kendaraan, yang tangki bahan bakarnya terbuat dari resin, tetap dapat mengonsumsi bahan bakar Pertamax, karena tidak akan ada fenomena munculnya endapan, mengingat tidak diperlukannya pelapisan tersebut.

Tri pun memastikan pihaknya akan mencari akar masalahnya untuk bisa dilakukan mitigasi, sehingga tidak terjadi lagi masalah yang sama di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mobil yang Viral di Cibinong

Pakar Sebut Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mobil yang Viral di Cibinong

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 17:29 WIB

Beredar Video Mobil Rusak Usai Isi Pertamax, Apa Kata Pertamina?

Beredar Video Mobil Rusak Usai Isi Pertamax, Apa Kata Pertamina?

Bisnis | Selasa, 26 November 2024 | 09:25 WIB

Viral Pertamax Dituding Jadi Biang Rusaknya Fuel Pump Mobil, ITB Sampai Dipanggil

Viral Pertamax Dituding Jadi Biang Rusaknya Fuel Pump Mobil, ITB Sampai Dipanggil

Otomotif | Senin, 25 November 2024 | 19:21 WIB

Ada Endapan Abu-Abu! Viral Mekanik Ungkap Kotornya Pompa Bensin: Mesin Brebet, Pertamax Jadi Biang Kerok?

Ada Endapan Abu-Abu! Viral Mekanik Ungkap Kotornya Pompa Bensin: Mesin Brebet, Pertamax Jadi Biang Kerok?

Otomotif | Senin, 25 November 2024 | 17:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Langsung Cepat Investigasi Kualitas Pertamax Gandeng LAPI ITB

Pertamina Patra Niaga Langsung Cepat Investigasi Kualitas Pertamax Gandeng LAPI ITB

Bisnis | Senin, 25 November 2024 | 15:30 WIB

Terkini

Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir

Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir

Lampung | Senin, 14 September 2026 | 15:05 WIB

Akali Ulah Pak Ogah yang Suka Buka Jalan, Simpang Pesing Kini Diblokir Pakai Beton!

Akali Ulah Pak Ogah yang Suka Buka Jalan, Simpang Pesing Kini Diblokir Pakai Beton!

News | Senin, 14 September 2026 | 15:03 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat

Bekaci | Senin, 14 September 2026 | 15:02 WIB

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:59 WIB

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

×