Indonesia Gigit Jari Lagi: Apple dan NVIDA Lepas, Kini Dicuekin Royal Enfield

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:00 WIB
Indonesia Gigit Jari Lagi: Apple dan NVIDA Lepas, Kini Dicuekin Royal Enfield
Diler Royal Enfield di Yogyakarta diresmikan pada April 2022. [Dok Royal Enfield]

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia seolah kehilangan momentum dalam menarik investasi teknologi dan manufaktur global. Setelah gagal memikat raksasa teknologi Apple dan NVIDIA, kini giliran Royal Enfield yang memutuskan untuk menanamkan modalnya di Thailand.

Royal Enfield, produsen sepeda motor klasik asal India, baru saja meresmikan fasilitas Completely Knock Down (CKD) pertamanya di Thailand. Pabrik yang berlokasi di Provinsi Samut Prakan ini menjadi pijakan penting bagi ekspansi merek legendaris tersebut di kawasan Asia Pasifik.

Dengan luas mencapai 57.000 meter persegi, fasilitas modern ini diproyeksikan mampu memproduksi lebih dari 30.000 unit motor per tahun.

B Govindarajan, CEO Royal Enfield, mengungkapkan bahwa pemilihan Thailand sebagai lokasi investasi bukanlah keputusan yang dibuat secara sembarangan.

Pertumbuhan penjualan yang mencapai lebih dari 150 persen sejak awal kehadiran mereka di Thailand menjadi pertimbangan utama. Selain itu, Thailand menawarkan ekosistem manufaktur yang matang, infrastruktur yang mendukung, dan pasar domestik yang potensial.

"Thailand menjadi bagian penting dari ekspansi global Royal Enfield karena potensi pasarnya yang besar," kata B Govindarajan dilansir dari Economic Times.

Acara bermoge bersama, 10 perempuan Sisterhood on the road Royal Enfield, Hari Perempuan Internasional [Dok Royal Enfield via ANTARA].
Acara bermoge bersama, 10 perempuan Sisterhood on the road Royal Enfield, Hari Perempuan Internasional [Dok Royal Enfield via ANTARA].

Fasilitas di Samut Prakan akan menjadi hub produksi keenam Royal Enfield secara global, melengkapi jaringan produksi mereka yang telah ada di Argentina, Kolombia, Brasil, Bangladesh, dan Nepal.

Keputusan ini tidak hanya berdampak pada pasar Thailand, tetapi juga akan melayani permintaan dari negara-negara tetangga di kawasan ASEAN secara bertahap.

Keputusan Royal Enfield ini menambah deret panjang perusahaan global yang memilih negara tetangga untuk investasinya. Fenomena ini memunculkan pertanyaan kritis: Apa yang membuat Indonesia kurang menarik bagi investor global? Bagaimana Indonesia bisa meningkatkan daya saingnya dalam menarik investasi asing?

baca juga

Yadvinder Singh Guleria, CCO Royal Enfield, optimis bahwa fasilitas di Thailand akan membantu mengembangkan pasar segmen menengah dan memenuhi permintaan yang terus meningkat di kawasan ini. Sementara itu, Anuj Dua, Asia Pacific Business Head Royal Enfield, menekankan bahwa topografi, budaya, dan keragaman Thailand menciptakan lingkungan ideal untuk produk mereka.

Keputusan Royal Enfield ini menjadi wake-up call bagi Indonesia untuk mengevaluasi strategi dalam menarik investasi asing. Seperti halnya Apple dan NVIDIA yang sebelumnya memilih negara tetangga, kasus Royal Enfield menunjukkan pentingnya menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan menarik bagi perusahaan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenaga Buas, Aura Klasik Membara: Motor Royal Enfield Ini Bikin Kawasaki W175 Gigit Jari

Tenaga Buas, Aura Klasik Membara: Motor Royal Enfield Ini Bikin Kawasaki W175 Gigit Jari

Otomotif | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:13 WIB

Royal Enfield Flying Flea C6, Motor Listrik Berdesain Klasik yang Ciamik

Royal Enfield Flying Flea C6, Motor Listrik Berdesain Klasik yang Ciamik

Otomotif | Rabu, 06 November 2024 | 17:55 WIB

Siap-siap, Royal Enfield Bakal Luncurkan Motor Listrik Perdananya pada November Mendatang

Siap-siap, Royal Enfield Bakal Luncurkan Motor Listrik Perdananya pada November Mendatang

Otomotif | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 18:30 WIB

Terkini

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

×