"Ada ya tetangga model begitu. Hatinya busuk banget tuh. Hidupnya pasti tersiksa banget. Lihat tetangga bahagia, sejahtera dan gembira, dia merasa iri, dengki, jahil dan dzolim," ungkap netizen lainnya.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan penting tentang bagaimana seharusnya kita menyikapi konflik antartetangga.
Haruskah kita membalas dengan cara yang sama? Atau justru lebih bijak untuk menempuh jalur hukum dan melibatkan pihak berwenang? Bagaimana cara terbaik menangani tetangga yang berperilaku toxic seperti ini?
Fenomena ini juga menjadi cerminan tentang pentingnya menjaga hubungan baik antartetangga dalam kehidupan bermasyarakat. Di sisi lain, kasus ini menunjukkan bagaimana media sosial telah menjadi wadah untuk mengekspos berbagai perilaku tidak pantas yang terjadi di masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk mendapatkan dukungan dan saran dari warganet.