Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

DPR Cecar Dirut Garuda Soal "Gelombang" Eks Karyawan Lion Air Bergaji Tinggi

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Mei 2025 | 16:22 WIB
DPR Cecar Dirut Garuda Soal "Gelombang" Eks Karyawan Lion Air Bergaji Tinggi
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani

Suara.com - Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dan Direksi PT Garuda Indonesia yang membahas persiapan haji 2025 tiba-tiba memanas.

Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, tanpa basa-basi meminta klarifikasi langsung kepada Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, terkait isu sensitif mengenai dugaan rekrutmen sejumlah mantan karyawan maskapai Lion Air ke dalam jajaran manajemen Garuda.

Permintaan tegas ini dilontarkan Mufti dalam forum resmi yang digelar di Jakarta pada Rabu (7/5/2025). "Pak Dirut perlu klarifikasi di sini. Sayang sekali sudah dapat kepercayaan publik dan Presiden, kalau isu ini tidak benar, ya dijelaskan," ujar Mufti dengan nada serius, menunjukkan kekhawatiran atas potensi dampak isu ini terhadap citra maskapai pelat merah tersebut.

Politisi ini mengungkapkan bahwa kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan adanya perpindahan sejumlah karyawan dari maskapai kompetitor, Lion Air, ke berbagai posisi di Garuda Indonesia. Isu ini semakin liar dengan kabar lain yang turut disinggung Mufti, yakni mengenai gaji Direktur Utama Garuda yang disebut mencapai Rp 100 juta per bulan, serta keberadaan sembilan tenaga ahli dengan bayaran yang fantastis.

Isu "Gelombang" Eks Lion Air Mencuat Sejak Maret

Isu mengenai masuknya sejumlah mantan karyawan Lion Air ke tubuh Garuda Indonesia memang telah menjadi perbincangan hangat sejak awal Maret 2025. Berdasarkan data yang beredar luas, 14 mantan karyawan Lion Air disebut-sebut menduduki berbagai posisi di Garuda dengan gaji yang bervariasi, mulai dari Rp 25 juta hingga mencapai angka Rp 117 juta per bulan. Jika ditotal, nilai gaji yang diterima oleh kelompok eks karyawan Lion Air ini mencapai hampir Rp 1 miliar, tepatnya Rp 975.750.000.

Garuda Sempat Angkat Bicara, Sebut Informasi Tak Valid Sepenuhnya

Menanggapi isu yang berpotensi merusak citra perusahaan, Garuda Indonesia sebelumnya telah memberikan tanggapan secara terbuka. Direktur Human Capital & Corporate Service Garuda, Enny Kristiani, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai peran dan gaji eks karyawan Lion Air tidak sepenuhnya valid.

"Kami menyayangkan penyebaran informasi yang tidak sesuai kondisi faktual," ujar Enny kala itu, berusaha meredam spekulasi dan memberikan kepastian kepada publik.

baca juga

DPR Desak Klarifikasi Langsung dari Pimpinan Tertinggi Garuda

Meskipun Garuda telah memberikan klarifikasi awal, desakan dari Komisi VI DPR RI menunjukkan bahwa isu ini belum sepenuhnya mereda. Permintaan klarifikasi langsung dari Direktur Utama Wamildan Tsani mengindikasikan adanya keinginan yang kuat dari parlemen untuk mendapatkan penjelasan yang lebih detail dan komprehensif mengenai kebijakan rekrutmen di tubuh Garuda Indonesia.

Pertanyaan yang mungkin mengemuka adalah mengenai transparansi proses rekrutmen, kriteria pemilihan karyawan, dan justifikasi atas besaran gaji yang diberikan, terutama kepada para eks karyawan Lion Air tersebut. Selain itu, DPR juga kemungkinan ingin memastikan bahwa kebijakan rekrutmen ini tidak menimbulkan potensi konflik kepentingan atau mengganggu soliditas internal di tubuh Garuda Indonesia.

RDP yang seharusnya fokus pada persiapan haji 2025 ini pun mau tidak mau harus mengakomodir pembahasan isu sensitif ini. Klarifikasi dari Dirut Garuda diharapkan dapat memberikan jawaban yang memuaskan bagi anggota dewan dan publik, serta menjaga kepercayaan yang telah terbangun terhadap maskapai nasional tersebut, terutama setelah berbagai upaya pemulihan yang telah dilakukan. Publik kini menanti jawaban lugas dari Wamildan Tsani terkait "gelombang" eks karyawan Lion Air yang disebut merapat ke manajemen Garuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:01 WIB

Tok! Cuma Disanksi Teguran Lisan di Kasus Rasisme, MKD Suruh Ahmad Dhani Minta Maaf

Tok! Cuma Disanksi Teguran Lisan di Kasus Rasisme, MKD Suruh Ahmad Dhani Minta Maaf

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 12:37 WIB

Diadili MKD soal Kasus Etik, Ahmad Dhani: Saya Tak Suruh Kumpul Kebo, tapi...

Diadili MKD soal Kasus Etik, Ahmad Dhani: Saya Tak Suruh Kumpul Kebo, tapi...

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 12:13 WIB

Terkini

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:23 WIB

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:19 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:10 WIB

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:57 WIB

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

×