Imbas Korupsi Pertamina, Publik Meradang dan Ramai Ajakan Boikot: Kalau Bisa Beli di...

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 25 Februari 2025 | 18:07 WIB
Imbas Korupsi Pertamina, Publik Meradang dan Ramai Ajakan Boikot: Kalau Bisa Beli di...
Pengendara roda dua mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU Coco Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dalam kasus korupsi yang melibatkan PT Pertamina, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar mengungkapkan adanya berbagai praktik korupsi dalam ekspor impor minyak mentah dan produk kilang.

Salah satu kasusnya terkait dengan pengadaan impor produk kilang berupa BBM RON 92 yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Praktik Korupsi dalam Pengadaan BBM

Menurut Qohar, BBM yang didatangkan dari luar negeri sebenarnya adalah BBM RON 90. Dalam pengadaan ini, tersangka Riva Siahaan (RS) selaku direktur utama PT Pertamina Patra Niaga, melakukan pembayaran dan pembelian bahan bakar minyak RON 92, padahal sebenarnya hanya membeli RON 90 atau lebih rendah.

"Kemudian dilakukan blending di-stroge atau depo untuk selanjutnya dijadikan RON 92 yang hal tersebut tidak diperbolehkan," ujar Qohar.

Akibat praktik korupsi ini, para pelaku memanipulasi BBM RON 90 menjadi RON 92 dan menjualnya ke masyarakat dengan harga jenis bahan bakar beroktan tinggi.

Hingga saat ini, Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, termasuk Riva Siahaan, Sani Dinar Saifuddin (SDS), dan Yoki Firnandi (YF).

Ilustrasi BBM naik. [Suara.com/Ema Rohimah]
Ilustrasi BBM naik. [Suara.com/Ema Rohimah]

Reaksi Publik dan Seruan Boikot

Tak heran jika publik merespons dengan ajakan untuk membeli BBM di SPBU swasta, jika memungkinkan. Beberapa opini warganet menyoroti buruknya kualitas kontrol di Pertamina dan menyarankan untuk beralih ke penyedia BBM lain.

Baca Juga: Mobil Menggelitik Meski Pakai Pertamax? 7 Pejabat Pertamina Rugikan Negara 193 T Diduga Jadi Biang Keroknya

Salah seorang pengguna X berkomentar, "Masih mau ngisi BBM di Pertamina? Wkwkwkwk. Speknya dipublikasi tinggi sekali, tapi entah benar atau tidak, mana QC-nya jelek."

"Maunya tidak mengisi di merah, mau di kuning, hijau, atau biru. Tapi apa daya, tidak semua daerah ada yang kuning dkk. Cuma ada merah. Ampun benar negara ini," sahut warganet lain.

"Ya gimana ya, di daerah saya adanya itu doang," timpal netizen lainnya.

Kasus korupsi yang melibatkan PT Pertamina ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap perusahaan tersebut.

Seruan untuk boikot dan beralih ke SPBU swasta mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap praktik korupsi yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI