Saham Tesla Anjlok, Kekayaan Elon Musk 'Hilang' Rp 1.662 Triliun

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 08 Maret 2025 | 17:10 WIB
Saham Tesla Anjlok, Kekayaan Elon Musk 'Hilang' Rp 1.662 Triliun
elon musk (Instagram @elonrmuskk)

Suara.com - Pengusaha teknologi dan pebisnis Elon Musk sempat berbahagia mengingat ia turut mengantarkan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat. Meski begitu, anjloknya saham Tesla kemungkinan besar tak akan membuat Elon Musk senang.

Pemilik X Corp, Tesla, dan SpaceX tersebut dilaporkan telah kehilangan kekayaan bersih senilai 102 miliar dolar AS atau Rp 1.662 triliun pada Maret 2025. Sikap politik Elon Musk dan merosotnya penjualan mobil listrik membuat saham Tesla anjlok signifikan.

Dalam sebulan terakhir, saham Tesla anjlok 25,11 persen menjadi hanya 262 dolar AS. Meski net worth turun signifikan, Elon Musk masih merupakan orang terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan mencapai 330 miliar dolar AS atau Rp 5.377 triliun.

Elon Musk tetap berada di peringkat pertama, mengungguli Mark Zuckerberg (pemilik Meta) dan Jeff Bezos (pemilik Amazon). Menurut Bloomberg Billionaires Index, tiga besar orang terkaya di dunia masih dipegang oleh pengusaha bidang teknologi.

Harga Tesla diketahui telah jatuh 404 dolar AS per saham menjadi hanya 262 dolar AS. Beberapa faktor telah menyebabkan penurunan ini.

Salah satu alasan utamanya adalah aktivitas politik Musk. Ia menyumbangkan lebih dari 250 juta dolar AS untuk kampanye pemilihan kembali Donald Trump.

Ilustrasi mobil Tesla. (Tesla)
Ilustrasi mobil Tesla. (Tesla)

Musk juga menghadiri rapat umum Partai Republik dan mendesak para pengikutnya di X (sebelumnya Twitter) untuk mendukung Trump. Banyak investor tidak menyukai sikap politi Elon Musk, yang telah merugikan saham Tesla.

Dikutip dari Gizchina, Musk turut mengambil peran dalam pemerintahan Trump. Ia memimpin upaya untuk memangkas pengeluaran federal melalui kantor DOGE di Gedung Putih. Investor khawatir peran barunya ini akan mengalihkan perhatiannya dari menjalankan Tesla.

Performa penjualan Tesla yang memburuk di sejumlah negara turut mempengaruhi saham Tesla. Pengiriman Tesla di Jerman anjlok pada Februari 2025 hingga 70 persen dibandingkan tahun lalu.

baca juga

Hanya 1.429 Tesla baru yang terdaftar pada periode tersebut. Ini sangat kontras dengan lebih dari 6.000 unit yang dikirimkan pada bulan Februari 2024.

Menurut laporan Electrec, Tesla mengalami penurunan 43 hingga 45 persen di beberapa negara Eropa yaitu Norwegia, Spanyol, Swedia, Denmark, dan Portugal. Penurunan tajam itu terjadi pada periode Januari dan Februari 2025.

Data dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menyebut bila penjualan Tesla anjlok 50,3 persen di Uni Eropa pada Januari 2025. Tak hanya Eropa, data penjualan serta pengiriman Tesla ternyata juga suram di Australia dan China.

Data dari Dewan Kendaraan Listrik Australia menujukkan bahwa Tesla menjual 1.592 kendaraan pada Februari 2025. Itu mengalami penurunan 71,9 persen dibanding penjualan 5.665 unit pada Februari 2024.

Moncernya BYD membuat penjualan Tesla di China pada Februari 2025 turun 49,16 persen secara YoY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Setara Pajero Sport, Mobil Listrik Honda S7 Punya Jarak Tempuh 650 Km

Harga Setara Pajero Sport, Mobil Listrik Honda S7 Punya Jarak Tempuh 650 Km

Otomotif | Sabtu, 08 Maret 2025 | 12:06 WIB

Wuling Tebar Promo Khusus Bulan Ramadan untuk Pembelian Mobil Listrik

Wuling Tebar Promo Khusus Bulan Ramadan untuk Pembelian Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:48 WIB

Berkah Ramadan: Modal Asing Banjiri Indonesia, Tembus Rp8,99 Triliun!

Berkah Ramadan: Modal Asing Banjiri Indonesia, Tembus Rp8,99 Triliun!

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:26 WIB

Tak Hanya Eropa, Penjualan Tesla Juga Anjlok di Australia dan China

Tak Hanya Eropa, Penjualan Tesla Juga Anjlok di Australia dan China

Otomotif | Jum'at, 07 Maret 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×