Jualan Tak Laku, Kena Tuntut Pula: Kisah Dealer Mobil VW Kena Gugat, Duduk Perkaranya Bikin Heran

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 11 Maret 2025 | 14:54 WIB
Jualan Tak Laku, Kena Tuntut Pula: Kisah Dealer Mobil VW Kena Gugat, Duduk Perkaranya Bikin Heran
Volkswagen Tera. (Carscoops)

Suara.com - Ketika dealer mobil gagal memenuhi target penjualannya selama lebih dari satu dekade, apa yang terjadi?

Volkswagen of America (VWoA) memberikan jawabannya dengan menuntut dealer Prestige Imports di Pleasantville, New York, ke pengadilan.

VWoA mengklaim bahwa dealer ini telah gagal memenuhi standar dan target penjualan yang disepakati sejak lama, menurut laporan Carscoops.

Prestige Imports menjalin kontrak dengan VW sejak 1998, berjanji untuk mematuhi standar operasional dan target penjualan tahunan.

Namun, menurut gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik Selatan New York, Prestige hanya mampu mencapai sedikit lebih dari separuh target penjualan yang diharapkan sejak 2011.

Logo Volkswagen. (Pexels/Skylar Kang)
Logo Volkswagen. (Pexels/Skylar Kang)

VW bahkan menyebut kinerja Prestige sebagai salah satu yang terburuk di New York dan sekitarnya.

Masalah ini bukan baru. Pada tahun 2010, VW mengirimkan surat peringatan kepada Prestige, diikuti pemberitahuan default pada tahun 2011 karena terus merosotnya kinerja penjualan.

Namun, VW tetap memberikan perpanjangan hingga 2024. Ketika Prestige masih gagal memenuhi target, VW akhirnya menetapkan tenggat waktu hingga 30 September 2024 untuk memperbaiki pelanggaran tersebut—yang sayangnya, tidak terpenuhi.

VW juga mengkritik kurangnya upaya dealer tersebut dalam pemasaran digital dan layanan purna jual. Bahkan, Prestige dilaporkan tidak mengeluarkan anggaran sama sekali untuk inisiatif iklan mobil baru VW di tahun 2024.

Baca Juga: Pembukaan Empat Dealer Baru Tandai Ekspansi DENZA di Indonesia

Akibatnya, pelanggan di sekitar dealer lebih memilih membeli mobil VW dari dealer lain yang terdekat.

VW tampaknya ingin memberikan pesan tegas kepada semua dealernya bahwa standar penjualan harus dipenuhi untuk mempertahankan hubungan kerja sama.

Ini sedikit berbeda dengan sistem yang dipakai pada beberapa merek di Indonesia di mana sistemnya adalah jual-putus. Artinya, laku tidaknya kendaraan akan menjadi tanggungan murni dari pihak dealer, bukan pabrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI