Produksi Toyota Meningkat Pasca Tersandung Skandal Keselamatan yang Melibatkan Daihatsu

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 10 April 2025 | 19:07 WIB
Produksi Toyota Meningkat Pasca Tersandung Skandal Keselamatan yang Melibatkan Daihatsu
Logo Toyota. [Cicero7/Pixabay]

Suara.com - Penjualan global Toyota mencapai 779.790 unit pada Februari 2025, tumbuh 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Melansir Kyodonews, Kamis (10 April 2025) pertumbuhan penjualan tersebut terjadi setelah Toyota mulai pulih dari skandal pengujian keselamatan yang sempat mengganggu produksi raksasa otomotif asal Jepang tersebut di 2024.

Tercatat penjualan domestik Toyota melonjak 16,2 persen menjadi 286.372 unit setelah pemulihan penjualan dari skandal sertifikasi dan pengujian keselamatan di grup perusahaan seperti Daihatsu Motor Co. dan Toyota Industries Corp.

Produksi di luar Jepang naik tipis 0,6 persen menjadi 493.418 mobil, rekor tertinggi untuk bulan tersebut dikarenakan produksi di China melonjak 25,6 persen karena peningkatan hari kerja.

Toyota Indonesia memasok kendaraan ke lebih dari 80 negara tujuan ekspor. (Foto: Toyota Indonesia)
Toyota Indonesia memasok kendaraan ke lebih dari 80 negara tujuan ekspor. (Foto: Toyota Indonesia)

Sementara produksi di Eropa turun 18,0 persen karena jumlah hari kerja yang lebih sedikit dan produksi di Amerika Utara turun 1,1 persen.

Penjualan di luar negeri meningkat 2,1 persen menjadi 628.430 unit mobil, menjadi rekor untuk bulan tersebut. Sedangkan, pasar China mengalami pertumbuhan 15 persen.

Sedangkan untuk penjualan di Amerika Utara turun 6,5 persen karena kurangnya pasokan mobil hybrid yang mengalami banyak permintaan. Demikian juga dengan penjualan di Eropa yang mengalami kenaikan 1,7 persen.

Secara total, penjualan global Toyota tumbuh sebesar 5,8 persen menjadi 761.717 unit karena penjualan domestik melonjak 28,2 persen menjadi 133.287 mobil yang turut didorong dengan peluncuran model-model baru.

Skandal Keselamatan Toyota-Daihatsu

baca juga

Diketahui Toyota dan Daihatsu sempat tersandung skandal standar keselamatan. Dalam skandal tersebut Daihatsu telah menerima hasil investigasi dari komite independen terkait penyimpangan prosedur yang kemudian dilaporkan Toyota Motor Corporation.

Proses produksi dan pengecatan (painting) kendaraan menggunakan robot sekaligus tetap ramah lingkungan di Pabrik baru KAP 2 Daihatsu. [Dok. PT ADM]
Proses produksi dan pengecatan (painting) kendaraan menggunakan robot sekaligus tetap ramah lingkungan di Pabrik Daihatsu. [Dok. PT ADM]

Toyota dalam rilisnya menyebut investigasi itu menemukan adanya ketidakberesan dalam 174 item pada 25 kategori pengujian. Sebelumnya telah ditemukan ketidakberesan pada lapisan pintu dan uji tabrakan samping.

Skandal ini mencakup total 64 model dan 3 mesin kendaraan, termasuk 22 model dan 1 mesin yang dijual oleh Toyota yang memaksa perusahaan untuk menutup pabrik sementara.

Toyota Siapkan 15 Mobil Listrik Baru

Toyota dikabarkan tengah menyiapkan 15 model mobil listrik baru yang akan dikembangkan secara mandiri pada 2027 mendatang.

Dari 15 model mobil listrik yang disiapkan beberapa di antaranya akan berada di bawah merek Lexus.

Bahkan merek asal Jepang tersebut juga menargetkan untuk meningkatkan produksi sekitar 1 juta unit mobil dalam satu tahun pada 2027.

Toyota bZ4X jadi mobil resmi KTT Asean. (Foto: Mnauel Jeghesta)
Toyota bZ4X jadi mobil listrik yang disiapkan Toyota Indonesia sebagai salah satu kendaraan resmi Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean. (Foto: SUARA.com/ Manuel Jeghesta)

Saat ini Toyota tercatat baru memiliki lima model kendaraan listrik yang dikembangkan sendiri. Kelima model mobil listrik tersebut diproduksi di Jepang dan China.

Namun, ke depannya Toyota dikabarkan akan melakukan perluasan produksi dengan menyasar beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Thailand, dan Argentina.

Tujuannya agar dapat membantu melindungi dari risiko nilai tukar mata uang asing serta memangkas waktu pengiriman.

Salah satunya, Toyota berencana untuk mulai memproduksi pick up Hilux versi listrik di Thailand pada Oktober tahun ini. Langkah ini di ambil dalam upaya mendukung pemerintah setempat untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai 30 persen dari produksi otomotif dalam negeri pada 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wuling Tebar Promo untuk Lini Kendaraan Listrik dan Hybrid

Wuling Tebar Promo untuk Lini Kendaraan Listrik dan Hybrid

Otomotif | Kamis, 10 April 2025 | 18:34 WIB

Beda Kode Persneling Mobil Matic Honda Brio dan Toyota Agya, Ini Fungsinya

Beda Kode Persneling Mobil Matic Honda Brio dan Toyota Agya, Ini Fungsinya

Otomotif | Kamis, 10 April 2025 | 14:39 WIB

Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika

Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika

Otomotif | Rabu, 09 April 2025 | 16:18 WIB

Terkini

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 07:46 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

×