Ini adalah langkah logis menuju mobil tanpa pengemudi yang sepenuhnya dikendalikan komputer.
Meskipun Mercedes belum mengungkapkan model pertama yang akan dilengkapi teknologi ini, banyak yang memperkirakan EQS generasi terbaru akan menjadi pelopornya.
EQS adalah flagship kendaraan listrik Mercedes yang dikenal sebagai laboratorium teknologi berjalan, dan sangat mungkin menjadi platform debut bagi steer-by-wire dan setir yoke.
Apa artinya semua ini bagi pengemudi? Bayangkan pengalaman berkendara yang lebih ringan, responsif, dan personal.
Tak ada lagi putaran setir yang melelahkan saat parkir, atau perasaan "loose" saat ngebut di jalan tol. Semua disesuaikan otomatis, nyaris tanpa disadari.
Dan dengan desain yoke, interior mobil tak hanya terasa lebih luas dan modern, tetapi juga memberikan sensasi baru dalam mengemudi.
Mercedes-Benz sekali lagi membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pembuat mobil mewah, tapi juga pelopor teknologi otomotif.
Dengan membawa steer-by-wire ke produksi massal, mereka menantang tradisi, menolak stagnasi, dan mengarahkan kita menuju masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan progresif. Tahun 2026 akan menjadi tonggak sejarah: saat setir tak lagi sekadar lingkaran, tapi simbol perubahan.