Ini Kabar Terbaru BYD Seal yang Mengeluarkan Asap di Palmerah

Liberty Jemadu

Kamis, 22 Mei 2025 | 19:01 WIB
Ini Kabar Terbaru BYD Seal yang Mengeluarkan Asap di Palmerah
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia mengakui baterai low voltage pada BYD Seal yang berasap di Pamerah, Jakarta pada 13 Mei lalu mengalami overheating. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - BYD Indonesia pada pekan ini mulai mengungkap penyebab insiden keluarnya asap tebal BYD Seal di Palmerah, Jakarta pada 13 Mei lalu dan disebutkan bahwa masalah terletak pada baterai bertegangan rendah atau low voltage battery pada mobil listrik tersebut.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menjelaskan insiden tersebut memang masih terus diselidiki, tetapi temuan awal menunjukkan baterai bertegangan rendah pada BYD Seal mengalami overheat sehingga mengeluarkan asap.

Ia juga menegaskan bahwa sebutan BYD Seal terbakar tidak tepat, karena tidak ada api dalam insiden itu, tapi hanya asap.

"Yang kami temukan adalah terjadi short circuit yang menyebabkan asap dan diduga berasal dari faktor luar, sehingga itu yang menyebabkan overheating low voltage battery," katanya dalam acara diskusi dengan awak media massa di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (21/5/2025).

Low voltage battery, terang Eagle, bukan baterai utama pada mobil listrik tapi baterai yang digunakan misalnya untuk menyalakan mobil. Baterai ini akan tetap aktif meskipun mobil dalam kondisi mati. Adapun pada BYD Seal, baterai tegangan rendah yang digunakan berkekuatan 12V dan merupakan jenis LFP.

Sayang ia enggan menerangkan faktor eksternal apa yang dimaksud dalam penjelasannya itu.

Tetapi secara umum Eagle mengatakan overheating dan munculnya asap pada baterai bisa disebabkan oleh banyak faktor, antara lain perubahan suhu ekstrem.

Eagle Zhao mengatakan bahwa perusahaan menurunkan tim investigasi tiga jam setelah BYD Seal, yang hanya diparkir di garasi rumah di daerah Palmerah, tiba-tiba mengeluarkan asap pada Selasa dini hari (13/5/2025).

Tim BYD, ia melanjutkan, masih melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebab pasti mobil listrik tersebut mengeluarkan asap.

baca juga

Pada kesempatan yang sama Eagle juga mengatakan bahwa dalam insiden itu, mobil tidak terbakar tapi hanya mengeluarkan asap.

"Setelah kami telusuri, informasi tersebut bukan berasal dari konsumen, melainkan dari eksternal," katanya.

Menurut dia, kendaraan elektrik itu juga tidak mengeluarkan suara ledakan sebagaimana yang dikabarkan.

"Kejadian itu tidak seperti yang disampaikan oleh pihak eksternal. Berdasarkan investigasi secara teknikal sementara, tidak terjadi seperti itu," katanya.

Ia mengemukakan bahwa perusahaan akan meningkatkan kegiatan edukasi kepada pemilik mobil listrik guna meminimalkan kemungkinan munculnya masalah dalam penggunaan kendaraan elektrik.

Petugas pemadam kebakaran menyemprot sebuah BYD Seal di daerah Palmerah, Jakarta, Barat, Selasa (13/5/2025). [Antara]
Petugas pemadam kebakaran menyemprot sebuah BYD Seal di daerah Palmerah, Jakarta, Barat, Selasa (13/5/2025). [Antara]

"Sejauh ini, ini yang pertama terjadi di Seal. Kami ingin ke depannya meningkatkan edukasi mengenai kendaraan listrik di Indonesia," klaim Eagle.

Eagle Zhao juga mengatakan bahwa perusahaan telah memberikan solusi kepada pemilik mobil BYD Seal yang mengeluarkan asap di Jakarta Barat.

"Kami menaruh perhatian tinggi mengenai hal ini. Kami juga terus berkomunikasi dengan konsumen mengenai kerugian atau ketidaknyamanan apa yang dirasakan oleh konsumen, dan ini yang juga diakomodir dan juga dimoderasi oleh BYD," katanya.

Sebelumnya dalam peristiwa itu, pemadam kebakaran ikut turun tangan untuk mengatasi mobil yang disebut terbakar.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Syarifudin sebelumnya menyampaikan bahwa mobil listrik yang mengeluarkan asap saat diparkir di garasi rumah tidak digunakan selama tiga hari berturut-turut.

Menurut laporan yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran, saksi juga mendengar semacam suara ledakan dari mobil listrik BYD Seal yang mengeluarkan asap.

Dalam perisitiwa BYD Seal di Palmerah itu, pemadam kebakaran menerjunkan 30 petugas dan 6 mobil pemadam kebakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Indonesia Dituntut Beri Klarififkasi Buntut BYD Seal Terbakar

BYD Indonesia Dituntut Beri Klarififkasi Buntut BYD Seal Terbakar

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 18:35 WIB

Minta Maaf, BYD Indonesia Sebut BYD Seal di Palmerah Hanya Keluarkan Asap

Minta Maaf, BYD Indonesia Sebut BYD Seal di Palmerah Hanya Keluarkan Asap

Otomotif | Selasa, 13 Mei 2025 | 21:04 WIB

BYD Indonesia Jual 3.400 Unit Mobil Selama Januari - Februari 2025

BYD Indonesia Jual 3.400 Unit Mobil Selama Januari - Februari 2025

Otomotif | Selasa, 11 Maret 2025 | 15:31 WIB

Digugat BMW Terkait Merek M6, BYD: Akan Ada Solusi Terbaik

Digugat BMW Terkait Merek M6, BYD: Akan Ada Solusi Terbaik

Otomotif | Kamis, 06 Maret 2025 | 13:29 WIB

Sealion 7 Bakal Gerus Pasar Seal? Ini Kata BYD Indonesia

Sealion 7 Bakal Gerus Pasar Seal? Ini Kata BYD Indonesia

Otomotif | Kamis, 27 Februari 2025 | 06:15 WIB

Terkini

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×