Karyawan BYD Keluhkan Dipaksa Kerja Lembur Tanpa Bayaran

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 10 Juni 2025 | 10:02 WIB
Karyawan BYD Keluhkan Dipaksa Kerja Lembur Tanpa Bayaran
BYD Seal 05 DM-I (CarnewsChina)

Suara.com - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD dituding memaksa karyawannya untuk lembur tanpa bayaran.

Berdasarkan unggahan sejumlah akun yang mengaku sebagai karyawan internal BYD, manajemen perusahaan diduga memberikan instruksi agar pegawainya bekerja lembur. 

Instruksi tersebut ditujukan terutama pada pegawai yang berada di divisi teknik, di mana mereka diminta untuk bekerja hingga dua jam lebih lama setiap harinya tanpa kompensasi tambahan.

Melansir Carnewschina, para pegawai di divisi teknik harus bekerja hingga pukul 20.00 setiap harinya di mana pada tahun sebelumnya batas waktu hanya sampai 19.30.

Bahkan, salah satu pegawai mengklaim bahwa kebijakan ini membuat karyawan harus menghabiskan hingga 40 jam lembur tanpa bayaran setiap bulan.

Selain itu, para pegawai juga melaporkan bahwa kondisi kerja mereka sangat ketat. Karyawan diberikan waktu makan siang selama satu jam, namun lebih dari setengah waktu tersebut habis hanya untuk mengantre makanan. Dengan demikian, mereka hanya punya kurang dari 10 menit untuk benar-benar beristirahat. 

Waktu cuti juga dibatasi, di mana pengambilan cuti lebih dari tujuh hari bisa menyebabkan bonus kinerja dipotong sepenuhnya. 

Kebijakan kehadiran juga dinilai sangat ketat, karyawan diwajibkan absen empat kali sehari di mana keterlambatan satu menit saja dapat berdampak pada penilaian kinerja. Bahkan, hanya diperbolehkan satu kali absen susulan dalam sebulan.

Pengawasan terhadap karyawan juga cukup ketat, atasan aktif memantau agar mereka tidak menggunakan ponsel saat jam kerja. 

baca juga

Dari sisi kontrak kerja, banyak laporan yang menyebutkan bahwa kontrak hanya mencantumkan gaji pokok tanpa kejelasan tentang bonus kinerja yang membuat total pendapatan menjadi tidak transparan.

Seorang pegawai dari divisi “Unit Bisnis ke-12” mengungkapkan bahwa gaji pokoknya hanya sekitar 2.500 yuan atau sekitar Rp5,7 juta. Namun jika tidak melakukan lembur, penghasilannya bisa turun menjadi 2.000 yuan atau sekitar Rp4,5 juta. 

Kemudian, ia juga menyatakan bahwa hanya dengan lembur ia bisa memperoleh pendapatan 4.000–5.000 yuan yang setara Rp8,9 juta – Rp11,1 juta untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu, karyawan lain dari divisi teknik membenarkan tentang kebijakan jam istirahat, sistem kehadiran yang ketat dan isi kontrak kerja yang hanya mencantumkan gaji pokok. 

Karywan tersebut juga menambahkan bahwa saat wawancara kerja, ia hanya dijanjikan nilai sebagai acuan penilaian performa. Sedangkan bonus lainnya dianggap tidak pasti. Sampai saat ini, BYD belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan ini. 

Kontroversi BYD

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD M6 Segera Punya Adik: Namanya BYD M9, Lebih Murah dari Denza D9

BYD M6 Segera Punya Adik: Namanya BYD M9, Lebih Murah dari Denza D9

Otomotif | Senin, 09 Juni 2025 | 20:22 WIB

Perang Harga ke Perang Mulut, Geely Tuding BYD Munafik: Maling Teriak Maling

Perang Harga ke Perang Mulut, Geely Tuding BYD Munafik: Maling Teriak Maling

Otomotif | Senin, 09 Juni 2025 | 16:15 WIB

Setara BYD Dolphin, Harga Jam Rolex Prabowo yang Dikasih ke Semua Pemain Timnas Indonesia

Setara BYD Dolphin, Harga Jam Rolex Prabowo yang Dikasih ke Semua Pemain Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 07 Juni 2025 | 09:38 WIB

Terkini

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:23 WIB

×