Kontroversi Pernyataan Petinggi Toyota Soal Kendaraan Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan | Michele Alessandra Amabelle | Suara.com

Senin, 16 Juni 2025 | 19:35 WIB
Kontroversi Pernyataan Petinggi Toyota Soal Kendaraan Listrik
Presiden dan CEO Toyota Akio Toyoda saat presentasi prototipe "kota" masa depan di atas lahan seluas 175 hektar di kaki Gunung Fuji di Jepang, dan purwarupa Toyota e-Palette di pameran Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas , Nevada, Amerika Serikat (6/1/2020) [AFP/Robyn Beck].

Suara.com - Perdebatan seputar efektivitas kendaraan listrik dalam menekan emisi karbon terus memanas di kancah global.

Akio Toyoda, Chairman Toyota, kembali menyuarakan pandangannya yang menilai kendaraan listrik tidak sepenuhnya bebas emisi.

"Sebanyak 9 juta mobil listrik menghasilkan emisi karbon yang sama dengan 27 juta mobil hybrid," ujar Toyoda dikutip dari Carnewschina, Senin (16 Juni 2025).

Toyoda juga menyoroti kekhawatiran tentang peningkatan emisi jika Jepang memproduksi 9 juta mobil listrik, mengingat ketergantungan jaringan listrik negara tersebut pada bahan bakar fosil.

Pernyataan Toyoda tentu saja merefleksikan strategi Toyota yang masih akan mengandalkan mesin bensin yang dipadukan dengan teknologi seperti hybrid.

Ilustrasi mobil listrik. (Pexels)
Ilustrasi mobil listrik murni yang sedang melakukan proses isi ulang daya baterai. (Foto: Pexels)

Namun berdasarkan sejumlah riset, pernytaan Toyoda dinilai kontroversial. Hasil studi yang dilakukan Universitas Tsinghua pada 2022 menunjukkan bahwa di Tiongkok, kendaraan listrik tetap menghasilkan emisi karbon 20-30 persen lebih rendah meskipun sebagian besar listriknya berasal dari batu bara.

Selain itu, China Automotive Technology and Research Center (CATARC) melaporkan bahwa mobil listrik compact di Tiongkok rata-rata mengeluarkan 118 gram CO per kilometer, jauh lebih rendah dari 163 gram CO pada mobil bensin sejenis.

Meskipun produksi mobil listrik awal memang menghasilkan emisi CO yang lebih tinggi (sekitar 11-14 ton) dibandingkan hybrid atau ICE (6-9 ton), penelitian dari Argonne National Laboratory mengungkapkan bahwa kendaraan listrik mencapai "titik balik emisi" setelah menempuh jarak 31.000–45.000 Km.
Setelah itu, emisi total selama masa pakainya akan jauh lebih rendah.

Efisiensi Hybrid dan Kendaraan Listrik

Sementara itu, mobil hybrid memang lebih efisien daripada ICE konvensional, namun efektivitasnya bervariasi. Hybrid konvensional seperti Toyota Prius menggunakan baterai kecil dengan jangkauan terbatas.

Plug-in hybrid (PHEV), yang diklaim mampu menempuh jarak 30–80 Km dalam mode listrik penuh, seringkali gagal mencapai angka tersebut di penggunaan nyata. Data Eropa bahkan menunjukkan banyak pengemudi PHEV tidak rutin mengisi daya, membuat emisi di lapangan jauh lebih tinggi dari klaim laboratorium.

Mobil hybrid Toyota Prius HEV dipamerkan di GIIAS 2024 pada 18 - 28 Juli 2024. [Suara.com/Liberty Jemadu]
Mobil hybrid Toyota Prius HEV dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 pada 18 - 28 Juli 2024. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Di sisi lain, produksi baterai EV semakin ramah lingkungan. Raksasa baterai seperti CATL dan BYD beralih ke kimia tanpa kobalt dan nikel seperti Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang secara signifikan mengurangi jejak emisi produksi.

Investasi Kendaraan Listrik Toyota

Namun di balik keraguan Akio Toyoda, Toyota menunjukkan komitmen serius terhadap kendaraan listrik, terutama di pasar Tiongkok. Melalui strategi “China R&D 2.0”, Toyota berkolaborasi dengan perusahaan teknologi besar seperti Huawei, Xiaomi, dan Momenta untuk mengembangkan kokpit cerdas dan sistem bantuan pengemudi.

Toyota Bz5, mobil listrik Toyota yang ada unsur komponen BYD (CarnewsChina)
Toyota Bz5, mobil listrik Toyota yang ada unsur komponen BYD (Foto: CarnewsChina)

Selain itu, Toyota juga menggandeng GAC dan FAW untuk membangun platform khusus BEV (battery electric vehicle) dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle). BYD bahkan turut serta dalam strategi ini dengan memasok komponen utama untuk beberapa model mobil listrik Toyota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Beri Sinyal Luncurkan Mobil Listrik Baru, Seagull Diduga Kuat Masuk Indonesia

BYD Beri Sinyal Luncurkan Mobil Listrik Baru, Seagull Diduga Kuat Masuk Indonesia

Otomotif | Senin, 16 Juni 2025 | 18:44 WIB

Intip Harga Innova Zenix Hybrid Termurah Saat Ini, Masih Ada di Bawah Rp 500 Juta

Intip Harga Innova Zenix Hybrid Termurah Saat Ini, Masih Ada di Bawah Rp 500 Juta

Otomotif | Senin, 16 Juni 2025 | 14:19 WIB

Spesifikasi Kijang Buaya, Mobil Toyota Legendaris yang Suku Cadangnya Mudah Didapat

Spesifikasi Kijang Buaya, Mobil Toyota Legendaris yang Suku Cadangnya Mudah Didapat

Otomotif | Senin, 16 Juni 2025 | 13:51 WIB

Terkini

Bukan Cuma Debu, Ini 7 Pembunuh Senyap Warna Bodi Motor Jadi Tak Estetik

Bukan Cuma Debu, Ini 7 Pembunuh Senyap Warna Bodi Motor Jadi Tak Estetik

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:00 WIB

Budget Rp30 Juta? Tinggalkan Motor, Pilih 5 Mobil Bekas Bertampang Timeless Ini

Budget Rp30 Juta? Tinggalkan Motor, Pilih 5 Mobil Bekas Bertampang Timeless Ini

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:00 WIB

Budget setara Harga Motor tapi Dapat Honda Brio: Iritnya Jago, Kehalusan Mesin Kelas Maestro

Budget setara Harga Motor tapi Dapat Honda Brio: Iritnya Jago, Kehalusan Mesin Kelas Maestro

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:05 WIB

Makin Mudah Perpanjang STNK: 8 Provinsi Bebaskan Syarat KTP Lama, Ternyata Tak Berlaku Seumur Hidup

Makin Mudah Perpanjang STNK: 8 Provinsi Bebaskan Syarat KTP Lama, Ternyata Tak Berlaku Seumur Hidup

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:50 WIB

5 Skutik Yamaha Super Irit Mei 2026, Tarikan Responsif Gas Buang Bersih

5 Skutik Yamaha Super Irit Mei 2026, Tarikan Responsif Gas Buang Bersih

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:00 WIB

Adu Performa dan Fitur Yamaha Lexi 155 vs Honda Vario 160, Mending Mana?

Adu Performa dan Fitur Yamaha Lexi 155 vs Honda Vario 160, Mending Mana?

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:57 WIB

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:21 WIB

Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan

Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan

Otomotif | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya

Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya

Otomotif | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:15 WIB