Gaikindo Akui Situasi Industri Otomotif Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 21 Juni 2025 | 07:04 WIB
Gaikindo Akui Situasi Industri Otomotif Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Iustrasi pameran otomotif di Indonesia. (Dok. Gaikindo)

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan industri otomotif Tanah Air dalam situasi yang sedang tidak baik-baik saja.

Menurut Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat ini banyak negara-negara yang kebanjiran produknya sendiri seperti China, Jepang, dan Korea Selatan.

Dengan kebanjiran produk sendiri, maka negara-negara tersebut mencoba mengalihkan menjual produk mereka ke luar Amerika yang tentunya akan mempengaruhi pasar ekspor Indonesia.

"Kita menargetkan pasar ekspor Indonesia tahun ini bisa di atas 500 ribu unit tapi dengan situasi yang sangat kompetitif. Kita juga merasakan sangat berat menghadapi market. Ya jadi, Indonesia otomotif sedang tidak baik-baik saja karena kita berat, tapi bukan berarti bahwa kita akan jatuh terus," ujar Yohannes Nangoi, di Jakarta, Sabtu (21 Juni 2025). 

Bila melihat pasar dalam negeri, lanjut Nangoi, tahun 2024 industri otomotif Indonesia turun sebesar 15% dibandingkan tahun 2023.

Sementara tahun 2025 Industri otomotif Indonesia sampai dengan bulan Mei sudah turun sebesar 5,5%. Ditambah lagi kebijakan Amerika Serikat yang menghentikan semua impor mobil dan memilih untuk memproduksi sendiri.

Untuk itu Gaikindo berharap pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 bisa menjadi angin segar di tengah lesunya industri otomotif.

"Kami berharap dengan adanya pameran ini (GIIAS) kita bisa memperbaiki dan meningkatkan industri otomotif di Indonesia," ungkap Nangoi. 

Penjualan Mobil 2024

baca juga

Gaikindo merilis penjualan mobil di dalam negeri sepanjang 2024 sebesar 865.723 unit. Hasil ini merosot 13,9 persen dibanding 2023 yang mencapai 1.005.802 unit, tetapi melebihi target 850 ribu unit yang pernah ditetapkan asosiasi. 

Gaikindo merekam penjualan mobil semua anggotanya secara wholesales pada Desember mencapai 79.806 unit. Hasil ini naik 6,6 persen dari November dan membuat Gaikindo menutup tahun sesuai ekspektasi target.

Pada awal tahun Gaikindo menetapkan target penjualan mobil 2024 sebanyak 1,1 juta unit, namun pada Oktober direvisi menjadi 850 ribu unit.

GIIAS 2025

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 akan kembali di gelar pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD City, Tangerang.

GIIAS 2025 akan diikuti oleh 63 merek, yang mencakup kendaraan penumpang, kendaraan komersial, karoseri, hingga sepeda motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peserta GIIAS 2025 Masih Pakai Tenda, Gaikindo Rencanakan Pindah Lokasi Pameran Tahun Depan

Peserta GIIAS 2025 Masih Pakai Tenda, Gaikindo Rencanakan Pindah Lokasi Pameran Tahun Depan

Otomotif | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:05 WIB

GIIAS 2025 Kebanjiran Merek Pendatang Baru, Mampu Gairahkan Industri Otomotif ?

GIIAS 2025 Kebanjiran Merek Pendatang Baru, Mampu Gairahkan Industri Otomotif ?

Otomotif | Kamis, 19 Juni 2025 | 12:54 WIB

Penjualan Daihatsu Masih 'Tertolong' Sigra di Tengah Lesunya Industri Otomotif

Penjualan Daihatsu Masih 'Tertolong' Sigra di Tengah Lesunya Industri Otomotif

Otomotif | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

×