Inden Xiaomi YU7 Dinilai Tak Wajar, Konsumen Minta Uang Kembali

Liberty Jemadu

Selasa, 01 Juli 2025 | 16:28 WIB
Inden Xiaomi YU7 Dinilai Tak Wajar, Konsumen Minta Uang Kembali
Para konsumen minta uang kembali setelah tahu inden Xiaomi YU7 mencapai lebih dari setahun. (Dok. Xiaomi)

Suara.com - Para konsumen mobil listrik terbaru Xiaomi YU7 harus menelan kekecewaan karena inden mobil listrik berjenis sport utility vehicle atau SUV itu mencapai lebih dari satu tahun.

Seperti dilansir dari Reuters, Selasa (1/7/2025), para pembeli YU7 ramai-ramai mengeluhkan waktu tunggu SUV terbaru Xiaomi tersebut yang dinilai tidak wajar.

Xiaomi sendiri mengeklaim telah menerima sekitar 240.000 pesanan YU7 sejak mobil itu mulai dijual pada Kamis (26/6/2025) pekan kemarin. Sayang, untuk pengiriman awal, hanya segelintir unit yang siap diboyong ke konsumen.

Berdasarkan pantauan di aplikasi Xiaomi, hingga Selasa hari ini, waktu inden YU7 sudah mencapai 60 minggu atau sekitar 13 bulan. Ini artinya, para pembeli harus menunggu hingga pertengahan 2026 baru bisa mengendarai mobil baru mereka. 

Sebenarnya sejak Jumat pekan lalu (27/6/2025), ratusan pembeli YU7 sudah mengajukan keluhan di Black Cat, sebuah platform digital milik Sina, induk usaha Weibo, untuk menampung keluhan konsumen di China.

Dalam platform itu, para konsumen mengungkapkan mereka tidak pernah diberi tahu sebelumnya oleh Xiaomi soal panjangnya waktu tunggu untuk mendapatkan unit YU7. 

Aplikasi Xiaomi, terang mereka, baru mengungkapkan lamanya inden YU7 ketika mereka sudah melakukan pemesanan dan pembayaran uang tanda jadi.

Mereka menuntut agar uang tanda pemesanan, yang sebesar 5000 yuan atau sekitar Rp 11 juta, dikembalikan. Sayangnya, berdasarkan kebijakan Xiaomi uang tanda jadi itu akan hangus jika pemesanan dibatalkan.

Tidak sampai di situ saja. Para konsumen Xiaomi juga khawatir mereka akan merogoh kocek lebih dalam karena ada kemungkinan harga YU7 akan naik, sebab insentif mobil listrik di China akan berakhir pada 31 Desember 2025.

baca juga

Xiaomi sendiri belum memberikan tanggapan atas maraknya keluhan para konsumen ini. CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan ia akan menggelar livestreaming pada malam nanti untuk menjawab keluhan konsumen.

Sejauh ini, Xiaomi sudah memiliki dua produk di pasar otomotif China. Pertama adalah sedan sport SU7 dan kedua YU7.

SU7 yang diluncurkan pada Maret 2024 lalu juga laris manis, tapi indennya juga sempat mencapai hampir satu tahun. Mobil ini juga banyak jadi sorotan, terutama karena kecelakaan fatal yang menewaskan pengemudi serta dua penumpang pada Maret lalu.

Dalam kecelakaan itu, sistem kemudi otomatis Xiaomi dipertanyakan. Tidak hanya itu, sistem penguncian pintu otomatis pada mobil juga dipertanyakan karena para korban terkurung di dalam mobil dalam kecelakaan tersebut.

Sedan SU7 juga dikeluhkan oleh konsumen karena beberapa fiturnya yang dinilai tidak sesuai dengan yang diklaim oleh pabrikan.

Sementara YU7 adalah SUV listrik yang harganya mulai dari 253.000 yuan atau sekitar Rp 572 juta, sekitar 4 persen lebih murah dibandingkan Tesla Model Y, SUV listrik paling laris di China saat ini.

Saat ini Xiaomi tengah berupaya menggenjot produksi di pabriknya di Beijing, serta berencana membangun pabrik baru dalam waktu dekat. Kini Xiaomi memiliki kapasitas produksi 28.000 unit per bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Interior Xiaomi YU7, Mobil Listrik SUV Anyar dengan Kabin Premium

Begini Interior Xiaomi YU7, Mobil Listrik SUV Anyar dengan Kabin Premium

Otomotif | Minggu, 29 Juni 2025 | 14:53 WIB

Xiaomi Kenalkan SUV Pertamanya si YU7, Harga Lebih Murah dari Fortuner

Xiaomi Kenalkan SUV Pertamanya si YU7, Harga Lebih Murah dari Fortuner

Otomotif | Sabtu, 28 Juni 2025 | 21:29 WIB

Lebih Murah dari Pajero dan Tesla, Mobil Listrik SUV Xiaomi YU7 Punya Performa Kencang

Lebih Murah dari Pajero dan Tesla, Mobil Listrik SUV Xiaomi YU7 Punya Performa Kencang

Otomotif | Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:39 WIB

Xiaomi SU7 Ultra Taklukkan Sirkuit Nurburgring Dalam 7 Menit, Jadi Mobil Listrik Mewah Tercepat

Xiaomi SU7 Ultra Taklukkan Sirkuit Nurburgring Dalam 7 Menit, Jadi Mobil Listrik Mewah Tercepat

Otomotif | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:12 WIB

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Masuk Game Gran Turismo 7

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Masuk Game Gran Turismo 7

Tekno | Selasa, 10 Juni 2025 | 23:10 WIB

Terkini

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

×