Daftar Lima Lokasi Operasi Patuh Jaya 2025 di Jakarta

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:16 WIB
Daftar Lima Lokasi Operasi Patuh Jaya 2025 di Jakarta
Ilustrasi operasi patuh jaya 2025. (Suara.com/Agus H)

Suara.com - Operasi Patuh Jaya 2025 resmi dimulai pada 14 Juli dan akan berlangsung hingga 27 Juli mendatang.

Berbeda dengan razia statis atau pemeriksaan di satu titik seperti tahun-tahun sebelumnya, Operasi Patuh Jaya kali ini mengandalkan sistem “hunting” atau patroli mobile dan pemantauan melalui kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Fokus utama dari operasi ini adalah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan bermain ponsel saat berkendara.

Berikut ini titik-titik lokasi Operasi Patuh Jaya 2025 di lima wilayah DKI Jakarta:
1. Jakarta Pusat: Jalan Sudirman – Thamrin, Gatot Subroto
2. Jakarta Selatan: Pasar Minggu, Fatmawati, Ciputat Raya
3. Jakarta Timur: Jalan DI Panjaitan, MT Haryono, kawasan BKT
4. Jakarta Utara: Jalan Cilincing, RE Martadinata, Yos Sudarso
5. Jakarta Barat: Jalan Daan Mogot, Letjen S. Parman

Warga dihimbau untuk lebih tertib dan berhati-hati selama periode operasi berlangsung terutama saat melintas di ruas-ruas jalan tersebut.

Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025

Di hari pertama Operasi Patuh Jaya 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia, ribuan pengendara terjaring razia.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wiyono, mengungkapkan bahwa pada hari pertama Operasi Patuh Jaya, tercatat sebanyak 3.572 pelanggaran lalu lintas yang ditindak oleh personel gabungan di lapangan.

Melansir Antara, dari total pelanggaran tersebut sebanyak 1.920 di antaranya terdeteksi melalui kamera ETLE. Sementara, 69 pelanggaran ditindak secara manual. Selain penindakan, petugas juga memberikan teguran kepada 1.583 pengendara lainnya yang melakukan pelanggaran.

baca juga

Pada kendaraan roda empat, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara dan yang tidak mengenakan sabuk pengaman atau safety belt.

Pelanggaran karena tidak mengenakan sabuk pengaman tercatat sebanyak 474 kasus. Sedangkan, penggunaan ponsel saat berkendara ditemukan sebanyak 4 kasus.

Sementara itu, pelanggaran terbanyak yang dilakukan pengendara motor adalah tidak memakai helm atau menggunakan helm non-SNI dengan jumlah 982 kasus. Selain itu, tercatat 190 pengendara roda dua tertangkap kamera saat melawan arus.

Operasi Patuh Jaya 2025 tidak menargetkan semua jenis pelanggaran, tetapi difokuskan pada pelanggaran-pelanggaran yang paling sering menjadi penyebab kecelakaan fatal.

Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Jaya 2025,  Pengendara Motor Paling Banyak Melanggar

Ribuan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Jaya 2025, Pengendara Motor Paling Banyak Melanggar

Otomotif | Rabu, 16 Juli 2025 | 20:20 WIB

Operasi Patuh Jaya 2025: Polisi Kejar 7 Pelanggaran Utama Ini

Operasi Patuh Jaya 2025: Polisi Kejar 7 Pelanggaran Utama Ini

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:50 WIB

Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan

Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

×