Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 14 Juli 2025 | 19:45 WIB
Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan
Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejumlah pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, termasuk Suzuki, Toyota, dan Daihatsu, memanfaatkan pertemuan dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita untuk menyampaikan keluh kesah mereka mengenai kondisi pasar otomotif Indonesia.

Dalam pertemuan terpisah, Chairman Suzuki Motor Corporation, Osamu Suzuki, secara terbuka mencurahkan isi hatinya terkait penurunan signifikan penjualan kendaraan niaga ringan. Osamu Suzuki menyoroti dampak kondisi pasar yang lesu terhadap produk andalan mereka, Suzuki Carry. Meski begitu, pihak Suzuki menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pasar Indonesia.

Menanggapi hal ini, Menperin menyatakan pemerintah sedang mengevaluasi kebijakan untuk merangsang kembali permintaan di segmen tersebut, salah satunya melalui skema pembelian oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, dari pihak Toyota Motor Corporation, aspirasi yang disampaikan berfokus pada aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Toyota meminta adanya relaksasi aturan TKDN khusus untuk kendaraan hybrid.

Meskipun beberapa model seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross telah mencapai TKDN di atas 40%, mereka mengusulkan regulasi yang lebih fleksibel untuk mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan dan menarik investasi baru.

Menperin menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan pemerintah terbuka untuk melakukan diskusi. “Kami akan pelajari permintaan tersebut, karena prinsipnya kita ingin membangun industri otomotif nasional yang kuat namun juga kompetitif secara global,” ujar Menperin.

Di tengah berbagai keluhan dan permintaan tersebut, Menperin memberikan satu kepastian penting bagi industri. Ia memastikan bahwa program insentif untuk mobil Low Cost Green Car (LCGC) akan terus dilanjutkan hingga tahun 2031.

“Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031,” jelas Menperin.

Keputusan ini diharapkan dapat memberikan kepastian jangka panjang bagi para pelaku industri otomotif di Tanah Air.

baca juga
Ilustrasi mobil bekas matic dari Suzuki. (Foto: Suzuki)
Ilustrasi mobil bekas matic dari Suzuki. (Foto: Suzuki)

Sebelumnya Menperin meminta komitmen Toyota, Suzuki, dan Daihatsu agar tidak menaikkan harga jual kendaraan produksiya dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga kerja mereka di Indonesia, meskipun situasi ekonomi global sedang tidak menentu.  

Kepada ketiga prinsipal tersebut, Menperin menyampaikan keprihatinan atas potensi gejolak di sektor otomotif nasional jika terjadi lonjakan harga kendaraan atau pengurangan tenaga kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Lobi Tiga Raksasa Jepang, Minta Harga Mobil Tak Naik dan Setop PHK

Menperin Lobi Tiga Raksasa Jepang, Minta Harga Mobil Tak Naik dan Setop PHK

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 13:26 WIB

Lupakan Vario! 5 Rekomendasi Motor Gagah Harganya Jauh Lebih Murah, Tenaganya Bikin Ketagihan

Lupakan Vario! 5 Rekomendasi Motor Gagah Harganya Jauh Lebih Murah, Tenaganya Bikin Ketagihan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 13:53 WIB

Berfitur ala Alphard, Ini 3 Rekomendasi Mobil Keluarga Nyaman Mulai Rp50 Jutaan

Berfitur ala Alphard, Ini 3 Rekomendasi Mobil Keluarga Nyaman Mulai Rp50 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×