Baterai Solid State Dinilai Masih Jauh Dari Kata Siap untuk Produksi Massal Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan | Michele Alessandra Amabelle | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 21:36 WIB
Baterai Solid State Dinilai Masih Jauh Dari Kata Siap untuk Produksi Massal Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik sedang dalam proses pengisian daya. (Foto: BYD)

Suara.com - Baterai solid state dianggap memiliki keunggulan yang lebih baik untuk mobil listrik dibandingkan jenis baterai lithium ion. Namun sebuah temuan baru menunjukkan bahwa jenis baterai ini masih jauh dari kata siap.

Kepala Ilmuwan China Automotive Technology Research Centre, Wang Fang, mengungkapkan empat tantangan utama yang masih menghambat pengembangan baterai solid state dan belum siap untuk produksi massal.

Permasalahan tersebut saluran konduksi ion yang belum jelas, proses produksi yang rumit, kontrol keselamatan yang belum memadai, serta tantangan produksi dalam skala besar.

Selain itu, keterbatasan yang masih ada pada teknologi ini khususnya dari sisi keselamatan.

Dengan kata lain, teknologi, material, hingga persoalan biaya menjadi hambatan besar yang sulit terselesaikan dalam waktu dekat. Meski secara teoritis, baterai solid state menawarkan keunggulan menyeluruh dan potensi pasar yang besar.

"Memang benar bahwa baterai solid state memiliki batas keselamatan yang lebih luas dibandingkan baterai cair. Namun, bila batas itu terlampaui akibatnya bisa lebih serius," ujar Wang Fang, dikutip dari Carnewschina, Jumat (18 Juli 2025).

Hasil penelitian dari China Automotive Technology Research Centre muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran konsumen terhadap insiden kebakaran mobil listrik yang belakangan ini kerap terjadi.

Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].
Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].

Sebagai respons, para produsen mobil telah memperketat protokol pengujian baterai mereka hingga melampaui standar nasional demi membuktikan komitmen terhadap keselamatan.

Perusahaan seperti SAIC Group dan Gotion High-Tech bahkan mengklaim bahwa baterai solid state mereka lebih aman. Namun pernyataan itu masih terbatas pada hasil pengujian di laboratorium dan belum didukung oleh bukti nyata.

Pada Mei 2025, Society of Automotive Engineers Tiongkok merilis standar “Metode Penentuan Baterai All Solid State”, yang secara tegas menetapkan bahwa baterai ini harus sepenuhnya menggunakan elektrolit padat sebagai media perpindahan ion. 

Biaya Produksi Jadi Hambatan

Menurut riset dari konsultan Battery Intelligence, biaya produksi baterai solid state mencapai 1.200 yuan per kWh atau sekitar Rp 2,7 juta. Angka ini tiga kali lipat lebih besar dibandingkan baterai lithium cair konvensional. 

Sementara jika ditambah dengan biaya riset dan pengembangan yang besar, maka kendaraan yang menggunakan baterai jenis ini dipastikan akan dibanderol dengan harga tinggi.

Selain itu media teknologi Tiongkok, melaporkan bahwa karena tantangan teknis, performa, keselamatan, dan biaya yang masih membayangi, banyak pengamat industri meragukan jadwal produksi massal yang telah diumumkan akan benar-benar tercapai.

Bahkan dalam skenario yang paling optimis sekalipun, adopsi luas baterai solid state diperkirakan baru akan bisa terlaksana sekitar lima tahun lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Changan Segera Ramaikan Industri Otomotif Indonesia Semakin Terlihat Jelas

Sinyal Changan Segera Ramaikan Industri Otomotif Indonesia Semakin Terlihat Jelas

Otomotif | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:22 WIB

Wuling Air EV Lite Jadi Hadiah Utama Exavaganza Dorong Green Energy

Wuling Air EV Lite Jadi Hadiah Utama Exavaganza Dorong Green Energy

Otomotif | Jum'at, 18 Juli 2025 | 11:31 WIB

Rekomendasi Tiga Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 200 Juta

Rekomendasi Tiga Mobil Listrik Murah di Bawah Rp 200 Juta

Otomotif | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik

Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 21:05 WIB

5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino

5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:45 WIB

5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan

5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:05 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:50 WIB

6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU

6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:05 WIB

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:48 WIB

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB