Mitsubishi Resmi Angkat Kaki dari China: Tumbang oleh Gempuran Mobil Listrik Lokal?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 29 Juli 2025 | 16:35 WIB
Mitsubishi Resmi Angkat Kaki dari China: Tumbang oleh Gempuran Mobil Listrik Lokal?
Mitsubishi New Xpander. (Dok: MMKSI)

Suara.com - Setelah lebih dari dua dekade beroperasi, Mitsubishi Motors akhirnya resmi angkat kaki dari pasar otomotif China.

Keputusan ini bukan sekadar penutupan pabrik, tapi penarikan total dari seluruh lini bisnis otomotif mereka di Negeri Tirai Bambu. Apa yang membuat raksasa otomotif Jepang ini menyerah?

Mitsubishi menyebut "transformasi industri yang sangat cepat" sebagai alasan utama hengkangnya mereka dari China, menurut laporan Carscoops.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar otomotif China memang mengalami pergeseran besar ke arah kendaraan energi baru (NEV), seperti mobil listrik dan hybrid.

Produsen lokal seperti BYD dan NIO melesat jauh, sementara merek asing seperti Mitsubishi mulai kehilangan daya saing.

Salah satu tonggak bisnis Mitsubishi di China adalah joint venture dengan Shenyang Aerospace Mit. Engine Mfg. Ltd., yang sudah berjalan sejak 1998.

Pabrik ini memproduksi mesin untuk model Mitsubishi dan juga untuk beberapa merek lokal. Namun, pada Juli 2025, perusahaan ini resmi berganti nama menjadi Shenyang Guoqing Power Technology Co., Ltd., menandai berakhirnya keterlibatan Mitsubishi.

GAC Mitsubishi: Dari Puncak Penjualan ke Titik Terendah

Mitsubishi Destinator dengan desain, performa mesin dan teknologi kemudi cerdas membangkitkan rasa percaya diri pengendara. [Dok MMKSI]
Mitsubishi Destinator dengan desain, performa mesin dan teknologi kemudi cerdas membangkitkan rasa percaya diri pengendara. [Dok MMKSI]

Mitsubishi juga pernah menjalin kerja sama dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) sejak 2012.

Baca Juga: Mitsubishi Destinator Bakal Punya Varian Hybrid?

Kolaborasi ini sempat mencapai puncaknya pada 2018, dengan penjualan tahunan mencapai 144.000 unit, SUV Outlander menjadi bintang utama. Sayangnya, angka tersebut merosot drastis menjadi hanya 33.600 unit pada 2022.

Pada Oktober 2023, Mitsubishi mengumumkan penghentian produksi lokal dan menyerahkan operasional kepada GAC.

Pabrik tersebut kini diubah menjadi pusat produksi kendaraan listrik di bawah merek Aion, dengan target produksi besar-besaran mulai pertengahan 2024.

Kerugian Finansial dan Dampak Tarif

Mitsubishi Airtrek EV SUV meluncur di event otomotif di China [Paultan]
Mitsubishi Airtrek EV SUV meluncur di event otomotif di China [Paultan]

Langkah Mitsubishi keluar dari China terjadi di tengah tekanan finansial yang cukup berat. Laporan keuangan terbaru menunjukkan penurunan laba operasional sebesar 84 persen secara tahunan.

Tarif dagang yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump sebelumnya menyebabkan kerugian sebesar 14,4 miliar yen (sekitar Rp1,5 triliun), membuat laba kuartal pertama hanya tersisa 5,6 miliar yen atau sekitar Rp617,68 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI