Gagang Pintu Tarik Pada Mobil Baru Segera Dilarang, Terlihat Futuristik Tapi Kurang Aman

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 09 September 2025 | 14:07 WIB
Gagang Pintu Tarik Pada Mobil Baru Segera Dilarang, Terlihat Futuristik Tapi Kurang Aman
Ilustrasi gagang pintu model tarik masuk yang biasanya banyak digunakan pada mobil modern. (Foto: Ist)
Baca 10 detik
  • Pintu Mobil Model Tarik Masuk
  • Pemerintah Tiongkok Segera Larang Gagang Pintu Model Tarik
  • Gagang Pintu Model Tarik Pada Mobil Baru Dinilai Kurang Aman

Suara.com - Inovasi dalam dunia otomotif memang tak ada habisnya, namun terkadang kemajuan teknologi justru menghadirkan tantangan baru. Kabar terbaru dari Tiongkok menyebutkan bahwa negara tersebut sedang menyusun regulasi yang akan melarang penggunaan gagang pintu tarik masuk (retractable door handles) pada mobil-mobil baru.

Jika disetujui, kebijakan ini akan menjadi pukulan telak bagi sebagian besar kendaraan listrik modern yang mengadopsi desain futuristik ini. Sumber internal dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok mengungkapkan bahwa pelarangan penuh akan diterapkan untuk gagang pintu tarik masuk.

Namun ada sedikit kelonggaran, di mana versi semi-tarik masuk masih diperbolehkan. Syarat utamanya adalah setiap kendaraan wajib dilengkapi dengan sistem pendukung mekanis yang memungkinkan pintu dibuka secara manual dalam situasi darurat. Ini menjadi krusial mengingat banyak laporan kegagalan sistem elektronik pada gagang pintu jenis ini.

Menurut laporan dari Carnewschina, aturan baru ini diperkirakan akan mulai berlaku pada akhir September mendatang. Meskipun demikian, para produsen otomotif masih diberikan waktu satu tahun untuk menyelesaikan pesanan yang sudah ada.

Mayoritas pabrikan dikabarkan telah menyadari perubahan regulasi ini dan mulai mengambil langkah antisipasi untuk menyesuaikan desain produk mereka. Gagang pintu tarik masuk memang menjadi salah satu ciri khas kendaraan listrik modern, dipuji karena tampilannya yang ramping dan menghadirkan aerodinamika.

Para insinyur mengklaim bahwa desain ini mampu mengurangi hambatan udara, yang pada gilirannya berkontribusi pada penghematan energi sekitar "0,6 kWh per 100 kilometer". Namun di balik klaim efisiensi tersebut, ada konsekuensi lain yang perlu diperhatikan. Motor dan mekanisme pendukung yang diperlukan untuk gagang pintu jenis ini menambah bobot kendaraan sekitar "7-8 kg" yang sedikit mengurangi keuntungan aerodinamis.

Namun, masalah utama yang menjadi sorotan adalah isu keandalan dan keselamatan. "Faktanya, laporan telah diterima dari mana-mana tentang kegagalan sistem ini dalam kecelakaan." Kondisi cuaca ekstrem, terutama suhu dingin, juga seringkali menyebabkan motor penggerak gagang pintu macet, menghambat akses keluar masuk kendaraan dalam kondisi darurat.

Data tabrakan yang ada menunjukkan bahwa "30 persen pembuka pintu jenis ini gagal beroperasi setelah mengalami benturan samping". Selain risiko keselamatan, biaya perbaikan dan penggantian gagang pintu tarik masuk ini juga tergolong mahal, terutama setelah mengalami kerusakan.

Keputusan Tiongkok untuk melarang gagang pintu tarik masuk ini mencerminkan prioritas terhadap keselamatan dan keandalan, di atas estetika dan sedikit keuntungan aerodinamis. Ini bisa menjadi sinyal bagi industri otomotif global untuk mengevaluasi kembali penggunaan teknologi yang terlihat canggih namun menyimpan potensi masalah di kemudian hari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Operasional dan Pajak Mobil Listrik AION UT: Per Hari di Bawah Rp 10 Ribu?

Biaya Operasional dan Pajak Mobil Listrik AION UT: Per Hari di Bawah Rp 10 Ribu?

Otomotif | Jum'at, 05 September 2025 | 20:42 WIB

BMW dan Toyota Kolaborasi Siapkan Mobil Hidrogen Produksi Massal

BMW dan Toyota Kolaborasi Siapkan Mobil Hidrogen Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 04 September 2025 | 12:27 WIB

Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran

Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran

Otomotif | Rabu, 03 September 2025 | 15:02 WIB

Terkini

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:04 WIB

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:36 WIB

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:34 WIB

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:53 WIB

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:25 WIB

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

×