Berapa Harga Etanol di Indonesia? Bakal Jadi Campuran BBM

Husna Rahmayunita

Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:57 WIB
Berapa Harga Etanol di Indonesia? Bakal Jadi Campuran BBM
Berapa Harga Etanol di Indonesia Saat Ini (pertamina)

Suara.com - Rencana pemerintah Indonesia untuk mencampurkan etanol ke bahan bakar minyak (BBM) sedang memasuki tahap serius. Program bioethanol blending ini akan dimulai secara bertahap, dengan target penggunaan campuran E5 (5% etanol) atau E10 (10% etanol) untuk bensin Pertamina.

Langkah ini diambil untuk menekan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada impor minyak. Tapi di balik ambisi itu, muncul pertanyaan, berapa sebenarnya harga etanol di Indonesia, dan apakah ekonomis untuk dijadikan campuran BBM? 

Harga Etanol di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara rutin menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bioetanol sebagai acuan resmi pembelian oleh Pertamina dan pelaku industri energi.

Berikut data resmi terakhir yang tersedia:

  • HIP Bioetanol Oktober 2024: Rp 14.144 per liter
  • HIP Bioetanol Mei 2024: Rp 14.528 per liter

Harga ini digunakan sebagai dasar transaksi antara produsen bioetanol dan pihak yang membutuhkan bahan campuran BBM.

Namun, dalam praktiknya, produsen etanol menyebut harga pembelian yang ditawarkan Pertamina (sekitar Rp 11.000 per liter) masih dianggap belum ekonomis, karena belum menutupi biaya produksi dan pemurnian.
Produsen menilai harga keekonomian ideal seharusnya berada di kisaran Rp 13.000–14.000 per liter, menyesuaikan kualitas etanol industri (95–96%) yang harus dimurnikan untuk memenuhi standar bahan bakar.

Sementara itu, untuk kebutuhan industri non-BBM seperti antiseptik, farmasi, dan laboratorium, etanol teknis 96% dijual di pasaran online sekitar Rp 30.000 per liter.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Etanol

baca juga

Beberapa komponen utama yang menentukan harga etanol di Indonesia antara lain:

1. Kualitas & kemurnian etanol

Etanol yang digunakan untuk BBM harus sangat murni dan bebas air (anhidrat). Proses pengeringan menambah biaya produksi.

2. Kapasitas produksi & efisiensi pabrik

Pabrik skala besar bisa memproduksi etanol dengan biaya lebih rendah dibanding pabrik kecil.

3. Ketersediaan bahan baku

Indonesia mengandalkan molases (limbah tebu) atau jagung sebagai bahan dasar. Jika bahan baku terbatas, harga naik.

4. Biaya transportasi dan distribusi

Pabrik etanol umumnya berada di Jawa Timur dan Lampung, sehingga distribusi ke kilang BBM lain membutuhkan ongkos tambahan.

5. Kebijakan pemerintah dan insentif

Pemerintah bisa menekan harga jual melalui subsidi, keringanan pajak, atau penetapan harga jaminan (off-take guarantee).

Tantangan Harga Etanol untuk Campuran BBM

Dari sisi keekonomian, harga etanol di kisaran Rp 13.000–14.000 per liter masih relatif tinggi jika dibandingkan harga bensin nonsubsidi seperti Pertamax (sekitar Rp 14.000–15.000 per liter pada Oktober 2025).

Artinya, tanpa insentif atau subsidi, pencampuran etanol justru bisa meningkatkan biaya produksi BBM. Inilah yang sedang dikaji oleh pemerintah agar program bioetanol tetap efisien dan tidak membebani konsumen.

Strategi Agar Harga Etanol Lebih Kompetitif

  • Menetapkan harga pembelian wajar untuk etanol agar produsen tidak merugi.
  • Memberikan insentif fiskal dan subsidi energi terbarukan.
  • Membangun pabrik etanol skala besar di dekat sumber bahan baku (misalnya pabrik gula).
  • Uji coba blending bertahap (E5, E10) di daerah penghasil tebu terlebih dahulu.
  • Meningkatkan kualitas riset dan efisiensi teknologi fermentasi.

Harga etanol di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp 13.000–14.000 per liter, sesuai standar keekonomian industri, dengan acuan resmi pemerintah sekitar Rp 14.144 per liter. 

Namun untuk menjadikannya campuran BBM yang berkelanjutan, perlu intervensi kebijakan, mulai dari harga pembelian yang realistis hingga subsidi energi hijau. Jika strategi ini berhasil, Indonesia bukan hanya mandiri energi, tapi juga selangkah lebih maju menuju transisi bahan bakar rendah emisi.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugat Kelangkaan BBM, Sidang Perdana Ditunda Gara-gara Pengacara Menteri Bahlil Tak Bawa Surat Kuasa

Gugat Kelangkaan BBM, Sidang Perdana Ditunda Gara-gara Pengacara Menteri Bahlil Tak Bawa Surat Kuasa

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:58 WIB

10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?

10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:02 WIB

Ramai Soal Etanol Jadi Campuran BBM, Mobil Ini Sudah Minum Etanol Murni

Ramai Soal Etanol Jadi Campuran BBM, Mobil Ini Sudah Minum Etanol Murni

Otomotif | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Soroti Celah Hukum, Akademisi Unesa Dorong Mekanisme Sita Aset Tanpa Tunggu Vonis Pidana

Soroti Celah Hukum, Akademisi Unesa Dorong Mekanisme Sita Aset Tanpa Tunggu Vonis Pidana

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam

Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Indeks Kripto CFX10 Turun Tipis, Bitcoin Tetap Melesat

Indeks Kripto CFX10 Turun Tipis, Bitcoin Tetap Melesat

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Spesifikasi Suzuki SUI 125 2026: Calon Pesaing Berat Fazzio dan Scoopy

Spesifikasi Suzuki SUI 125 2026: Calon Pesaing Berat Fazzio dan Scoopy

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Tembus 60 Juta Penonton, Joanna Kania Siap Bawa Grup Rudal Timur ke Layar Lebar

Tembus 60 Juta Penonton, Joanna Kania Siap Bawa Grup Rudal Timur ke Layar Lebar

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Dianggap 'Mencekik' Pedagang, Puluhan Orang Tolak Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro di Balai Kota

Dianggap 'Mencekik' Pedagang, Puluhan Orang Tolak Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro di Balai Kota

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Perusahaan Tambang dari 5 Negara Ini Dapat Perlakuan Khusus Aturan DHE SDA

Perusahaan Tambang dari 5 Negara Ini Dapat Perlakuan Khusus Aturan DHE SDA

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Posko DPP GRIB Jaya di Jakarta Barat Terbakar Dini Hari, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

Posko DPP GRIB Jaya di Jakarta Barat Terbakar Dini Hari, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Neptu Tinggi 17! Ini Rahasia Karakter, Tantangan, dan Rezeki Pemilik Weton Sabtu Kliwon

Neptu Tinggi 17! Ini Rahasia Karakter, Tantangan, dan Rezeki Pemilik Weton Sabtu Kliwon

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pascagempa NTT, Telkom Akses Turunkan 150 Teknisi dan Hadirkan Layanan Siaga 24 Jam

Pascagempa NTT, Telkom Akses Turunkan 150 Teknisi dan Hadirkan Layanan Siaga 24 Jam

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:45 WIB

×