Dianggap 'Mencekik' Pedagang, Puluhan Orang Tolak Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro di Balai Kota

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:53 WIB
Dianggap 'Mencekik' Pedagang, Puluhan Orang Tolak Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro di Balai Kota
Puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Sunter Podomoro menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Paguyuban Pasar Sunter Podomoro berunjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Pedagang menolak revitalisasi Pasar Jaya karena biaya penebusan tempat dan penetapan utang sepihak yang sangat tinggi.
  • Massa meminta Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno mengevaluasi direksi Perumda Pasar Jaya.

Suara.com - Puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Sunter Podomoro menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8/2026).

Massa aksi datang untuk menyampaikan keresahan serta tuntutan mereka terkait rencana revitalisasi Pasar Jaya Sunter Podomoro yang dinilai memberatkan.

Para pedagang keberatan dengan biaya penebusan tempat berjualan yang dipatok dengan harga sangat tinggi oleh pihak pengelola.

"Revitalisasi di Pasar Jaya Sunter Podomoro mewajibkan pedagang membayar Rp39 juta per meter persegi untuk los atas, Rp49 juta per meter persegi untuk kios lantai bawah. Itu sangat tidak masuk akal," ujar perwakilan Paguyuban Pasar Sunter Podomoro, Sutanto.

Selain harga yang tinggi, para pedagang juga menolak keras rencana tersebut karena adanya dugaan praktik intimidasi dalam prosesnya.

Pasar Jaya selaku pengelola dituding menetapkan utang pembayaran hak pakai secara sepihak kepada pedagang sejak tahun 2012 tanpa sosialisasi yang jelas.

"Kami tidak merasa berutang, karena kami tidak pernah disosialisasikan ataupun menandatangani surat perjanjian sewa menyewa," tegas Sutanto.

Kondisi ekonomi yang sedang sulit membuat para pedagang mengaku tidak sanggup membayar biaya revitalisasi yang mencapai ratusan juta rupiah.

Puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Sunter Podomoro menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Sunter Podomoro menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Pedagang khawatir, kebijakan ini hanyalah upaya terselubung untuk mengusir para penyewa lama yang sudah belasan tahun berjualan di sana.

baca juga

"Pedagang bukan objek sapi perah Direksi PD Pasar Jaya. Suara pedagang harus didengarkan. Revitalisasi hanya topeng mengusir pedagang lama," ucap Sutanto.

Massa meminta Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno untuk turun tangan melindungi nasib para pedagang kecil.

Mereka mendesak pimpinan daerah untuk mengevaluasi kinerja jajaran direksi Perumda Pasar Jaya dan manajer area yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

"Kami datang ke Balai Kota ini meminta perlindungan Bang Pram dan Bang Doel untuk turun tangan menyelesaikan aspirasi para pedagang Pasar Jaya Sunter Podomoro," kata Sutanto.

Pedagang berharap, Pemprov DKI Jakarta lebih mengutamakan transparansi dan dialog daripada melakukan pemaksaan sepihak.

Mereka juga membawa harapan lain untuk membuat suasana pasar kembali ramai, tanpa bayang-bayang biaya sewa yang mencekik leher.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fauzi Bowo Kembali ke Balai Kota, Kini Pimpin Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Fauzi Bowo Kembali ke Balai Kota, Kini Pimpin Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Pramono Minta Polisi Tangkap Perusak CCTV Demo DPR: Tidak Ada Dukungan untuk Anarkisme!

Pramono Minta Polisi Tangkap Perusak CCTV Demo DPR: Tidak Ada Dukungan untuk Anarkisme!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?

Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Mulai 31 Agustus! PKL Dilarang Berjualan di Bahu Jalan dan Trotoar Kramat Jati

Mulai 31 Agustus! PKL Dilarang Berjualan di Bahu Jalan dan Trotoar Kramat Jati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Terkini

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

×