Spesifikasi dan Harga Mobil Maung, Prabowo Perintahkan Dipakai Menteri saat Hari Kerja

Yasinta Rahmawati

Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:48 WIB
Spesifikasi dan Harga Mobil Maung, Prabowo Perintahkan Dipakai Menteri saat Hari Kerja
Mobil Maung (PT Pindad).

Suara.com - Belum lama ini Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar agar semua menteri di kabinetnya menggunakan mobil Maung yang diproduksi oleh PT Pindad.

Maung sejatinya diproduksi untuk kendaraan taktis tempur. Hal tersebut disampaikan Prabowo setelah ia menjajal mobil kepresidenan berupa Maung MV3 Garuda Limousine buatan PT Pindad.

Ia mengaku puas dengan performa mobil tersebut dan ingin para menteri merasakan kehebatan Maung.

Di hadapan para menteri dan jajaran dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025), Prabowo menyebut agar kendaraan tersebut digunakana sebagai mobil dinas.

Para menteri diperbolehkan untuk menggunakan mobil lain kala hari libur, namun harus memakai Maung kala menjalankan tugas di bawah komando sang presiden.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangan yang dikutip Rabu (22/10/2025) menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk menyiapkan unit Maung dan dialokasikan kepada para menteri.

Purbaya kepada wartawan mengungkap bahwa pihaknya tengah menggodok strategi untuk menganggarkan kapasitas produksi agar kebutuhan Maung dengan spesifikasi sipil bisa terpenuhi.

Maung memang menjadi salah satu produk kebanggaan PT Pindad sebagai produsen alat perang dalam negeri.

Spesifikasinya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sipil. Mari simak kekuatan Maung yang dibangga-banggakan oleh Prabowo.

baca juga

Tangguh dan mencerminkan kemandirian industri dalam negeri

PT Pindad berhasil merancang Maung sebagai kendaraan taktis 4x4, tangguh di berbagai medan (berbatu, lumpur, tanjakan curam).

Mobil rantis buatan anak bangsa ini diperkaya  sistem suspensi yang kuat dan ground clearance memadai sehingga tak perlu khawatir di jalanan sulit.

MV3-EV Pandu, kendaraan taktis listrik buatan Pindad dipamerkan di pameran industri pertahanan Indo Defence Expo dan Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). [Antara/Aditya Pradana Putra]
MV3-EV Pandu, kendaraan taktis listrik buatan Pindad dipamerkan di pameran industri pertahanan Indo Defence Expo dan Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). [Antara/Aditya Pradana Putra]

Kendati didesain sebagai kendaraan militer, Maung adalah kendaraan modular yang punya desain fleksibel dan dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan.

Berkaca dari desain modular tersebut, seluruh bagian dari Maung bisa diubah untuk kebutuhan sipil.

Adapun di balik bodinya yang bongsor dan jumbo, Maung memiliki manuver yang gesit dan handal, dengan kecepatan maksimum hingga 120 km/jam dan daya jelajah hingga 800 km.

Maung juga menjamin keselamatan para pejabat negara yang menggunakannya sebagai kendaraan sehari-hari. Bodi Maung dilapisi composite armor tahan peluru (misalnya kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm), kaca anti-peluru, dan ban Run Flat Tyre (RFT).

Alhasil, bodi Maung dapat menghalau pihak yang mengancam keselamtan menteri dan pejabat sekelasnya.

Tak berhenti di performa, Maung juga menjadi kendaraan kebanggaan karya anak bangsa. Keberadaan Maung mencerminkan kemandirian industri pertahanan dan otomotif nasional, dengan beberapa varian memiliki kandungan lokal (TKDN) hingga 70%.

Spesifikasi Umum Maung (Varian Rantis/Taktis dan Sipil Standar)

  • Mesin: Mesin diesel, beberapa varian menggunakan mesin berkapasitas sekitar 2.400 cc atau 1.900 cc (setara dengan mesin Toyota Hilux atau Isuzu D-Max)
  • Tenaga: Sekitar 136 HP hingga 202 PS (tergantung varian),
  • Transmisi: Manual 6 percepatan (6 maju, 1 mundur),
  • Kecepatan maksimum: Sekitar 100 - 120 km/jam (tergantung varian),
  • Daya jelajah: Sekitar 500 km hingga 800 km,
  • Kapasitas bensin: 80 liter,
  • Dimensi kendaraan: Panjang: 4,8 - 5,05 meter, Lebar: 2,0 - 2,4 meter, Tinggi: 1,8 - 1,89 meter (tergantung varian),
  • Suspensi depan: Independent Double Wishbone/Coil Spring with Gas Shock Absorber,
  • Suspensi belakang: Rigid/4-link Coil Spring with Gas Shock Absorber.

Harga Maung

Harga Maung sangat bervariasi tergantung pada varian, yakni taktis atau sipil dan fitur yang disematkan. Berikut adalah perkiraan harga berdasarkan informasi yang pernah dirilis:

  • Maung Versi Sipil Standar: Diperkirakan berada di kisaran Rp400 juta hingga Rp500 juta (pada saat peluncuran awal).
  • Maung Versi Awal (Taktis/Militer): Pada peluncuran awal tahun 2020, harga disebutkan sekitar Rp600 jutaan.
  • Maung MV3 Garuda Limousine (Varian Khusus Anti-Peluru): Lantaran dilengkapi fitur khusus dan keamanan tinggi (armor, kaca anti-peluru), perkiraan harga untuk versi sipilnya bisa mencapai sekitar Rp1 miliar atau lebih.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Minta Pemerintah Prabowo-Gibran Evaluasi Program dan Jajaran di Tahun Pertama

Ganjar Minta Pemerintah Prabowo-Gibran Evaluasi Program dan Jajaran di Tahun Pertama

Video | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:05 WIB

Prabowo Mau Disogok Rp16,5 Triliun dan Hashim Rp25 Triliun, Begini Respons Istana

Prabowo Mau Disogok Rp16,5 Triliun dan Hashim Rp25 Triliun, Begini Respons Istana

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:39 WIB

Momen Prabowo Sambut Langsung Presiden Afsel Cyril Ramaphosa di Istana Negara

Momen Prabowo Sambut Langsung Presiden Afsel Cyril Ramaphosa di Istana Negara

Foto | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:32 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×