Bukan Maung Pindad, Inikah Mobil Nasional Buatan TMI yang Dijanjikan Prabowo Hadir 3 Tahun Lagi?

Farah Nabilla, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 11:26 WIB
Bukan Maung Pindad, Inikah Mobil Nasional Buatan TMI yang Dijanjikan Prabowo Hadir 3 Tahun Lagi?
PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) memperkenalkan mobil konsep i2c (Instagram)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo targetkan mobil nasional Indonesia siap dalam tiga tahun ke depan.
  • Konsep mobil listrik i2C dari PT TMI jadi kandidat kuat mobnas masa depan.
  • Proyeksi produksi massal paling cepat akhir 2027 setelah melalui serangkaian uji coba.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja melempar pernyataan panas ke dunia otomotif nasional yang bikin semua orang menoleh.

Lupakan mimpi-mimpi mobil nasional (mobnas) yang lalu, karena kali ini janjinya datang dengan target waktu, alokasi dana, dan bahkan calon wujudnya. 

Janji ini bukan sekadar wacana kosong di panggung politik.

Disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/10/2025), komitmen ini terdengar sangat serius.

"Belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis, kita bakal punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun akan datang. Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang," kata Prabowo, seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pernyataan ini sontak membuka kembali asa lama tentang mobil buatan anak bangsa yang bisa bersaing di jalanan.

Mengenal i2C: Calon Mobnas Kebanggaan Indonesia

Lalu, siapa sebenarnya sosok yang dimaksud Prabowo? Meski tidak disebut secara gamblang, semua mata kini tertuju pada Maung buatan Pindad.

Namun muncul lagi prediksi dari salah satu mobil yang pernah mejeng di GIIAS 2025 silam.

baca juga

Dialah mobil konsep i2C (Indigenous Indonesian Car).

Ya, i2C adalah sebuah konsep mobil listrik yang diperkenalkan oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dan disebut-sebut telah mendapat restu dari Prabowo.

Untuk memastikan desainnya berkelas dunia, TMI bahkan menggandeng talenta dari Italia, Italdesign, sebagai pemandu dan pengawas.

"Kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi kami untuk menunjukkan potensi kompetensi di bidang otomotif dan bagaimana visi Presiden Prabowo terhadap kemandirian bangsa dapat diterjemahkan dalam sebuah karya nyata," tulis PT TMI dalam keterangan resminya.

Mobil listrik karya anak bangsa i2c disorot media asing (Instagram)
Mobil listrik karya anak bangsa i2c disorot media asing (Instagram)

Fakta Kunci Konsep Mobnas i2C

Agar tidak salah paham, penting untuk tahu status proyek ini. Apa yang dipamerkan di GIIAS 2025 adalah clay model skala 1:1, alias masih berupa purwarupa desain dari tanah liat. Perjalanannya masih panjang, dan ini adalah beberapa poin pentingnya:

  • Nama Konsep: i2C (Indigenous Indonesian Car).
  • Inisiator: PT Teknologi Militer Indonesia (TMI).
  • Jenis: Mobil listrik konsep.
  • Kolaborator Desain: Italdesign, Italia.
  • Timeline Produksi: Target paling cepat pada akhir 2027 atau awal 2028.
  • Proses: Membutuhkan 20 hingga 30 prototipe untuk pengujian komprehensif sebelum diproduksi massal.

Bukan Proyek Instan: Jalan Panjang Menuju Produksi Massal

Budi Wuraskito, Design Advisor TMI, menegaskan bahwa membuat mobil yang layak jalan dan aman bukanlah pekerjaan sulap.

Prosesnya butuh ketelitian, riset mendalam, dan serangkaian uji coba yang brutal untuk memastikan kualitasnya.

"Kita uji tabrak dari samping, depan, belakang. Diuji berkali-kali. Kita komplet lah, sampai kita dapat IP (kekayaan intelektual) yang beneran punya kita," jelas Budi kepada wartawan di arena GIIAS 2025.

Target waktu yang realistis pun sudah dipetakan.

"Jadi mudah-mudahan dua tahun setengah itu kita sudah menghasilkan suatu serial produksi. Jadi (perkiraannya) sekitar 2027 akhir atau 2028 awal, sudah produksi massal," tambah Budi.

Langkah TMI memamerkan konsep ini ke publik adalah untuk menjaring masukan sekaligus menunjukkan transparansi dan komitmen mereka terhadap proyek kemandirian bangsa ini. Jadi, kita tunggu saja apakah janji tiga tahun ini benar-benar akan melahirkan mobil nasional yang membanggakan di jalanan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Wacana Prabowo Prioritaskan Bahasa Portugis di Sekolah Politis: Kepentingan Relasi Aja

Pakar Sebut Wacana Prabowo Prioritaskan Bahasa Portugis di Sekolah Politis: Kepentingan Relasi Aja

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 11:06 WIB

19 Mobil Nasional yang Pernah Eksis, Mampukah Proyek Era Prabowo Mengakhiri Kutukan Kegagalan?

19 Mobil Nasional yang Pernah Eksis, Mampukah Proyek Era Prabowo Mengakhiri Kutukan Kegagalan?

Otomotif | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 10:43 WIB

Prabowo Usul Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah, DPR Beri Catatan Penting

Prabowo Usul Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah, DPR Beri Catatan Penting

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×