Suara.com - Salah satu mobil bekas tipe SUV yang banyak diincar dan dicari berbagai kalangan di pasar mobil bekas Indonesia adalah Toyota Raize. Walaupun tergolong kecil, nyatanya Toyota Raize mampu memberikan sensasi berkendara yang nyaman, tangguh, serta gesit.
Apalagi harga Toyota Raize bekas cenderung stabil dari tahun ke tahun, alias tidak turun drastis seperti beberapa pesaing lainnya.
Beberapa keunggulan Toyota Raize terletak pada desainnya yang modern, fiturnya yang cukup lengkap dan canggih, serta ukurannya yang pas untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan. Bahkan Toyota Raize keluaran beberapa tahun yang lalu tetap berhasil menarik minat berbagai kalangan.
Jika kamu sedang mencari mobil SUV bekas untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Toyota Raize patut dipertimbangkan. Namun, kamu juga perlu mengetahui beberapa hal penting tentang mobil bekas Toyota Raize sebelum membeli, mulai dari spesifikasi mesin, pajak tahunan dan konsumsi BBM-nya.
Spesifikasi Mesin Toyota Raize

Toyota Raize hadir dalam dua pilihan mesin, yakni 1.0 Turbo dan 1.2 L Non-Turbo. Mesin 1.0 L Turbo dibekali dengan mesin 3 silinder 998 cc yang mampu menghasilkan tenaga 97 hp dan torsi 140 Nm. Mesin ini terasa bertenaga tetapi tetap efisien, sangat cocok untuk kamu yang ingin performa lebih responsif.
Sedangkan Toyota Raize dengan mesin 1.2 L Non-Turbo memiliki kapasitas 1.198 cc dengan tenaga 87 hp dan torsi 113 Nm. Tipe ini sangat ideal untuk penggunaan harian karena irit bahan bakar.
Kedua tipe mesin ini tersedia dalam pilihan transmisi manual ataupun CVT sehingga memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk memilih sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Ground clearance Toyota Raize juga cukup tinggi untuk melewati berbagai jalanan bergelombang atau banjir ringan di wilayah perkotaan, yakni sekitar 200 mm.
Pajak Tahunan Toyota Raize Bekas

Besaran pajak tahunan Toyota Raize bekas cukup bervariasi tergantung tahun, varian, serta wilayah. Umumnya, pajak tahunannya berkisar antara Rp2,5 jutaan hingga Rp4,5 jutaan, termasuk PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sekitar Rp143.000.
Berikut estimasi atau perkiraan pajak tahunan Toyota Raize bekas berdasarkan tahun keluaran:
- 1.2 G CVT (2022): sekitar Rp2,5 jutaan
- 1.0 T G CVT (2022): sekitar Rp2,7 jutaan
- 1.0 T S CVT (2022): sekitar Rp2,9 jutaan
- Keluaran tahun 2021-2023: sekitar Rp3 jutaan hingga Rp4 jutaan (termasuk SWDKLLJ)
Konsumsi BBM Toyota Raize

Sama seperti pajak tahunan, konsumsi bahan bakar Toyota Raize juga berbeda-beda tergantung jenis mesin serta kondisi berkendara.
Konsumsi terbaiknya bisa mencapai 23 km per liter untuk varian 1.0 Turbo saat eco-driving di jalan tol, sedangkan di rute campuran hasilnya sekitar 11,5 km per liter. Penggunaan dalam kota berkisar antara 10-14 km per liter. Toyota Raize varian 1.2 L memiliki konsumsi bahan bakar rata-rata sekitar 16-18 km per liter.
Konsumsi bahan bakar ini bisa bervariasi tergantung berbagai faktor, di antaranya gaya mengemudi, kondisi jalanan, beban kendaraan, penggunaan AC dan fitur lain, kondisi kendaraan, serta jenis bahan bakar yang digunakan.
Harga Toyota Raize Bekas dari Tahun ke Tahun

Umumnya Toyota Raize keluaran tahun 2021-2022 dibanderol di kisaran harga mulai dari Rp190 jutaan hingga Rp230 jutaan, sedangkan keluaran tahun 2023 ke atas dibanderil mulai dari Rp210 jutaan hingga Rp250 jutaan.
Harga tersebut bisa berbeda di beberapa tempat, tergantung varian dasar atau unit dan jarak tempuhnya masing-masing. Berikut perkiraan harga Toyota Raize bekas dari tahun ke tahun dari berbagai referensi:
- Toyota Raize 1.2 G MT (2021-2022): mulai dari Rp165 jutaan.
- Toyota Raize 1.2 G CVT (2021-2022): mulai dari Rp175 jutaan.
- Toyota Raize 1.0T G CVT (2021-2023): mulai dari Rp180 jutaan hingga Rp195 jutaan.
- Toyota Raize 1.0T GR Sport CVT (2021-2023): mulai dari Rp195 jutaan hingga Rp215 jutaan.
- Toyota Raize 1.0T GR Sport TSS (2022-2023): mulai dari Rp220 jutaan.
Kontributor : Rizky Melinda