Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Terendam Banjir, Siap-siap Kaget Lihat Rinciannya!

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 09 Desember 2025 | 16:32 WIB
Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Terendam Banjir, Siap-siap Kaget Lihat Rinciannya!
Ilustrasi biaya perbaikan mobil terendam banjir (Gemini AI)

Suara.com - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera akhir-akhir ini bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga membuat banyak mobil terendam air hingga penuh lumpur.

Kondisi ini membuat banyak pemilik kendaraan mulai khawatir soal biaya perbaikan mobil, karena kerusakannya tidak selalu terlihat dari luar. Lantas, berapa biaya perbaikan mobil terendam banjir?

Mobil yang terendam banjir, terutama hingga masuk ke kabin atau merendam mesin, berpotensi mengalami kerusakan pada interior, sistem kelistrikan, hingga komponen penting seperti ECU.

Untuk memahami seberapa besar biaya yang mungkin harus dikeluarkan, penting untuk mengetahui jenis kerusakan yang umum terjadi pada mobil setelah banjir.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini estimasi biaya yang harus dikeluarkan pemilik untuk biaya perbaikan mobil setelah terendam banjir.

Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Terendam Banjir

Mobil Isuzu Panther yang terendam saat banjir melanda Sumatera (TikTok)
Mobil Isuzu Panther yang terendam saat banjir melanda Sumatera (TikTok)

Biaya perbaikan mobil yang terkena banjir sangat bervariasi, tergantung seberapa tinggi air merendam mobil dan komponen apa saja yang rusak.

Untuk kerusakan ringan seperti air hanya mengenai bagian bawah mobil, biaya bisa dimulai dari sekitar Rp1,8 juta hingga Rp10 juta.

Biasanya kerusakan di level ini hanya terjadi pada bagian pengereman yang menjadi seret atau lengket akibat lumpur.

Jika air sudah masuk ke dalam kabin dan merendam karpet dasar, biayanya bisa meningkat drastis. Di bawah karpet terdapat jaringan kabel dan modul elektronik seperti ECU yang sangat sensitif terhadap air.

baca juga

Untuk kasus sedang, seperti air mencapai kaca pintu penumpang, biaya bisa mulai dari Rp4 jutaan. Sementara jika air sudah mencapai plafon, biaya bisa berada pada kisaran Rp5 juta ke atas hanya untuk bagian interior saja.

Kerusakan terparah terjadi saat air masuk ke mesin atau sistem kelistrikan utama. Komponen seperti ECU, TCM, modul sensor, hingga generator compressor dapat rusak total dan harus diganti.

Kepala Bengkel Resmi Toyota, I Wayan Sudarsana, mengatakan biaya perbaikan mobil yang terendam banjir tergantung pada tingkat kerusakan. Tingkat kerusakan ini ditentukan dari seberapa tinggi air yang merendam mobil tersebut.

Apabila air yang merendam tinggi sampai plafon mobil, maka kerusakan diperkirakan berat. Biaya yang dihabiskan bisa lebih dari Rp100 jutaan.

Estimasi biaya perbaikan tersebut bisa lebih tinggi jika mobil tersebut merupakan mobil moderen yang menggunakan teknologi terbaru. Proses perbaikan akan memakan biaya lebih besar karena tingkat kerumitan yang tinggi.

Kesalahan Umum Pemilik Mobil Setelah Banjir

Banyak pemilik mobil yang tanpa sadar justru memperparah kerusakan setelah banjir surut, antara lain:

1. Langsung Menyalakan Mesin

Banyak orang mencoba menghidupkan mesin setelah banjir, padahal ini bisa menyebabkan water hammer dan membuat mesin rusak total. Biaya perbaikannya bisa melonjak sangat tinggi.

2. Tidak Segera Mengeringkan Interior

Interior yang basah dibiarkan terlalu lama bisa memicu jamur dan merusak kabel atau modul elektronik di bawah karpet. Kerusakannya bisa menjalar ke sistem kelistrikan.

3. Hanya Membersihkan Bagian Luar

Mencuci bagian luar mobil saja tidak cukup. Area seperti air intake, ruang mesin, dan filter udara sering terlupakan, padahal jika masih ada air atau lumpur, mobil bisa korslet saat dinyalakan.

4. Menggunakan Mobil Tanpa Pemeriksaan Bengkel

Meski mobil masih bisa menyala, tetap berisiko bila langsung digunakan. Air bisa masuk ke rem, transmisi, atau kelistrikan, dan menyebabkan kerusakan lanjutan.

5. Tidak Menderek Mobil ke Bengkel

Menggerakkan mobil yang masih basah atau berisi lumpur dapat memperparah kerusakan. Mobil sebaiknya diderek agar komponen tidak dipaksa bekerja dalam kondisi tidak aman.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hentikan Produksi Tambang Emas, Agincourt Resources Serahkan Data ke KLH Pasca Banjir Sumatera

Hentikan Produksi Tambang Emas, Agincourt Resources Serahkan Data ke KLH Pasca Banjir Sumatera

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:50 WIB

Biaya Perbaikan Innova Zenix Hybrid Pasca Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Setara Mobil Baru

Biaya Perbaikan Innova Zenix Hybrid Pasca Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Setara Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:09 WIB

Menguak PT Minas Pagai Lumber, Jejak Keluarga Cendana dan Konsesi Raksasa di Balik Kayu Terdampar

Menguak PT Minas Pagai Lumber, Jejak Keluarga Cendana dan Konsesi Raksasa di Balik Kayu Terdampar

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu Dikabarkan Balik ke Kemenkeu Usai Dicopot Purbaya, Benarkah?

Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu Dikabarkan Balik ke Kemenkeu Usai Dicopot Purbaya, Benarkah?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:39 WIB

Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan

Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 12:39 WIB

Berkaca dari Kejadian di KRL, Ini 7 Cara Mencegah HP Overheat dan Terbakar

Berkaca dari Kejadian di KRL, Ini 7 Cara Mencegah HP Overheat dan Terbakar

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:39 WIB

Berapa Harga Motor Listrik Polytron September 2026? Intip Spesifikasi FOX Series, Mulai 12 Jutaan

Berapa Harga Motor Listrik Polytron September 2026? Intip Spesifikasi FOX Series, Mulai 12 Jutaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 12:38 WIB

Kulkas Panasonic: Cara Memilih Lemari Es yang Sesuai dengan Kebiasaan Keluarga

Kulkas Panasonic: Cara Memilih Lemari Es yang Sesuai dengan Kebiasaan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:38 WIB

Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026

Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 12:37 WIB

Rekam Jejak Sosok 61 Tahun Muhammad Herindra Ketum Esports yang Panen Nyinyiran Publik

Rekam Jejak Sosok 61 Tahun Muhammad Herindra Ketum Esports yang Panen Nyinyiran Publik

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 12:36 WIB

Kasus TPPU Batubara, KPK Panggil Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie

Kasus TPPU Batubara, KPK Panggil Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:35 WIB

Media Sosial vs Buku: Apakah Membaca Sesuatu yang Disukai Benar-benar Bikin Pintar?

Media Sosial vs Buku: Apakah Membaca Sesuatu yang Disukai Benar-benar Bikin Pintar?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:34 WIB

Wakil Rektor Hingga Dosen Unsoed Dicecar KPK Soal Penerimaan Mahasiswa Baru

Wakil Rektor Hingga Dosen Unsoed Dicecar KPK Soal Penerimaan Mahasiswa Baru

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:31 WIB

×