Suara.com - Tren penggunaan motor klasik dan motor tua murah kembali naik daun. Alasannya sederhana harga terjangkau, perawatan mudah, serta karakter mesin yang bandel untuk pemakaian harian.
Karena motor tua kembali diminati, tak hanya di kalangan kolektor, tapi juga orang biasa, maka banyak dealer motor bekas yang menyediakan kembali motor-motor tua.
Motor 4-tak lansiran tahun 90-an hingga awal 2000-an dari Honda dan Yamaha menjadi incaran. Itu karena produk motor tua dari Honda dan Yamaha yang terkenal irit, awet, dan suku cadangnya melimpah.
Peminatan kembali ke motor tua juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Meski dunia tampak berkembang pesat, nyatanya banyak yang mengalami kesulitan keuangan karena gaji pas-pasan dan biaya hidup melonjak.
Inflasi menjadi dalang utamanya, menyebabkan banyak orang harus memutar otak lebih agresif supaya bisa bertahan hidup, syukur-syukur bisa mewujudkan mimpi.
Karena itu, untuk memenuhi kebutuhan transportasi harian, banyak anak muda yang kini memilih motor tua murah yang mudah perawatan. Pilihan ini menitikberatkan pada kemampuan finansial mereka, tidak lagi demi FYP konten.

Berikut ini daftar motor tua murah yang mudah perawatan untuk harian. Dengan perawatan rutin dan teliti, motor tua tetap nyaman dipakai setiap hari.
1. Honda Astrea Prima
Motor bebek legendaris dari Honda ini sering direkomendasikan sebagai motor tua paling ramah untuk harian. Mesinnya sederhana, 4-tak, minim teknologi rumit, dan terkenal awet. Konsumsi BBM sangat irit, cocok untuk mahasiswa atau pekerja dengan mobilitas tinggi.
Perawatan Astrea tergolong murah. Servis rutin cukup ganti oli, setel klep, dan bersihkan karburator. Suku cadang masih banyak, baik orisinal maupun aftermarket. Bahkan bengkel kecil di daerah pun terbiasa menangani mesin Astrea.
2. Honda Win 100
Untuk yang ingin motor tua dengan karakter serba bisa, Honda Win adalah pilihan menarik. Model ini sering dipilih karena rangkanya kuat dan suspensinya nyaman untuk berbagai kondisi jalan, termasuk semi off-road ringan.
Mesin 100 cc 4-tak berpendingin udara terkenal bandel. Perawatannya mudah karena konstruksi mesin sederhana. Rantai, kampas rem, hingga kabel gas mudah ditemukan dan murah. Honda Win juga fleksibel dimodifikasi, dari gaya trail hingga klasik harian.
3. Yamaha Vega Force
Meski bukan motor tua murni, Vega Force membawa DNA motor bebek lama yang terkenal irit dan tangguh. Mesin 115 cc SOHC 4-tak berpendingin udara ini dikenal awet berkat forged piston dan sistem injeksi yang efisien.
Perawatannya praktis. Interval servis panjang, jarang rewel, dan komponen fast moving seperti kampas rem, oli, dan filter mudah didapat. Bobotnya ringan, rangka underbone kokoh, serta bagasi besar membuatnya nyaman untuk aktivitas harian.
4. Yamaha Jupiter Z1
![Yamaha Jupiter Z1. [Yamaha Indonesia Motor]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/15/86123-yamaha-jupiter-z1.jpg)
Dijuluki “Rajanya Motor Bebek 4-Tak”, Jupiter Z1 masih digemari hingga kini. Mesin 115 cc SOHC berpendingin udara menawarkan tenaga lebih besar dibanding rivalnya, namun tetap irit bahan bakar.
Perawatan Jupiter Z1 tergolong minim. Sistem injeksi dan forged piston membuat mesin awet untuk pemakaian jangka panjang. Suku cadang melimpah, dari kampung hingga kota besar. Cocok bagi pengguna di daerah pegunungan maupun perkotaan yang membutuhkan motor kuat dan tahan banting.
5. Honda Revo
Honda Revo adalah definisi motor harian sederhana dan ekonomis. Mesin 110 cc SOHC dengan teknologi PGM-FI terkenal irit dan jarang bermasalah. Banyak digunakan sebagai motor niaga karena daya tahannya.
Biaya perawatan sangat terjangkau. Ganti oli rutin dan servis ringan sudah cukup menjaga performanya. Bengkel kecil pun paham betul karakter mesin Revo. Cocok untuk Anda yang mengutamakan fungsi dibanding tampilan.
6. Honda Supra X 125 FI
Sebagai motor bebek legendaris, Supra X 125 FI dikenal irit, responsif, dan awet. Mesin 125 cc SOHC PGM-FI mampu menempuh jarak jauh dengan konsumsi BBM yang efisien.
Perawatan Supra X 125 FI relatif mudah. Sistem injeksinya stabil dan jarang bermasalah jika rutin servis. Suku cadang melimpah dan harga jual bekasnya masih kuat, menjadikannya pilihan aman untuk motor harian jangka panjang.
7. Honda CB150 Verza
Bagi pencinta motor bergaya lawas tapi ingin mesin lebih besar, CB150 Verza layak dipertimbangkan. Naked bike ini tampil sederhana dengan lampu bulat dan bodi minim fairing, mengingatkan pada motor klasik.
Mesin 150 cc SOHC berpendingin udara mudah dirawat dan cukup irit. Minim fitur berarti minim potensi kerusakan. Perawatan fokus pada servis rutin, ganti oli, dan pengecekan rem. Bobot ringan dan posisi duduk ramah membuatnya nyaman untuk harian.
Demikian itu motor tua murah yang mudah perawatan untuk mobilitas harian. Motor berkarakter lawas masih sangat relevan untuk penggunaan harian. Selain harga terjangkau, penampilan vintagenya kadang justru menarik perhatian.
Kontributor : Mutaya Saroh