- Mekanik menggeber gas untuk memastikan setelan bahan bakar sudah pas.
- Tindakan ini membantu membuang sisa cairan pembersih dari sistem pembakaran.
- Geberan gas mendeteksi masalah tersembunyi pada komponen mesin sebelum digunakan.
Jika gas terasa berat atau responsnya lambat, mekanik bisa langsung melakukan perbaikan sebelum motor diserahkan kembali kepada pemiliknya.
4. Mendeteksi Masalah Tersembunyi
Beberapa masalah mesin seringkali tidak terdengar saat motor dalam kondisi diam.
Masalah seperti busi yang mulai lemah, klep yang kurang pas, hingga kampas kopling yang mulai aus biasanya baru akan diketahui lewat suara aneh saat mesin dipaksa bekerja di RPM tinggi.
Dengan menggeber gas motor, mekanik bisa mendeteksi dini jika ada komponen motor yang hampir rusak.
5. Memastikan Oli Bersirkulasi Sempurna
Khusus setelah ganti oli, sedikit geberan gas membantu pompa oli bekerja lebih cepat untuk mengalirkan pelumas baru ke seluruh celah sempit di dalam mesin.
Cara ini bisa membantu memastikan mesin terlumasi dengan baik sebelum menempuh perjalanan jauh.
6. Reset ECU untuk Motor Injeksi
Pada motor yang menggunakan sistem injeksi, mekanik sering kali melakukan reset pada ECU (Otak elektronik motor).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Turf Mini Soccer Brand Lokal Terbaik: Minim Cedera, Mulai Rp300 Ribu
Setelah di-reset, motor perlu dites pada berbagai rentang RPM untuk memastikan semua sensor bekerja harmonis dan memberikan performa yang maksimal.