Berapa Bulan Sekali Isi Angin Ban Motor? Matic dan Motor Sport Beda Takaran

Farah Nabilla, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:45 WIB
Berapa Bulan Sekali Isi Angin Ban Motor? Matic dan Motor Sport Beda Takaran
Berapa Bulan Sekali Isi Angin Ban Motor? Matic dan Motor Sport Beda Takaran (Unsplash)
baca 10 detik
  • Tekanan angin ban ideal mencegah motor oleng dan boros bensin.

  • Ban motor matik butuh tekanan 28 hingga 33 psi setiap hari.

  • Periksa kondisi tekanan angin ban secara rutin di bengkel

Suara.com - Ban merupakan komponen paling krusial pada kendaraan darat karena menjadi satu-satunya titik tumpu antara motor dan aspal. Fungsinya bukan sekadar menggelinding, tapi meredam getaran jalan rusak, melindungi velg, hingga menjaga kestabilan saat manuver.

Sayangnya, banyak pengendara yang menyepelekan tekanan angin. Ada mitos keliru yang beredar bahwa "ban kempes itu lebih enak dan empuk" saat lewat jalan rusak.

Anggapan ini sangat berbahaya dan jangan ditiru. Tekanan yang kurang justru membuat motor oleng, tarikan berat, dan boros bensin. Sebaliknya, jika terlalu keras, ban berisiko benjol hingga pecah mendadak.

Lantas, kapan waktu yang tepat mengisi angin? Jika kondisi velg dan ban sehat, pemeriksaan idealnya dilakukan setiap dua bulan sekali.

Namun, jangan terpaku pada kalender. Jika setir motor mulai terasa berat atau "lari" padahal jalanan mulus, segera cek tekanan anginnya sebelum terlambat.

Agar berkendara tetap aman dan nyaman terutama di musim hujan yang licin, berikut adalah panduan tekanan angin ideal berdasarkan jenis motor dan kebutuhan muatannya.

1. Motor Matic

Motor matic adalah jenis kendaraan yang paling umum digunakan untuk harian. Karena desainnya yang ringkas, pengaturan tekanan anginnya difokuskan pada kenyamanan dan kelincahan manuver.

Untuk Ban Depan, tekanan idealnya adalah 28 – 30 psi. Gunakan 28 psi jika Anda sering berkendara sendirian agar bantingan tidak terlalu keras. Namun, jika sering membawa beban atau berboncengan, naikkan menjadi 30 psi untuk menahan beban pengereman.

baca juga

Sementara untuk Ban Belakang, tekanan standarnya adalah 31 – 33 psi.

  • 31 psi: Cukup untuk pemakaian sendirian (solo riding).
  • 33 psi: Sangat disarankan jika dipakai berboncengan. Tekanan ini mencegah permukaan ban menempel terlalu banyak ke aspal yang bisa membuat tarikan mesin jadi berat dan boros BBM.

2. Motor Bebek

Meski sering dianggap mirip matic, motor bebek memiliki distribusi bobot yang sedikit lebih berat di bagian mesin/rangka tengah. Tekanan angin yang pas akan membuat operan gigi terasa halus dan motor tetap stabil.

Rekomendasi untuk Ban Depan motor bebek adalah 29 – 30 psi, sedikit lebih padat dibanding matic untuk menjaga kestabilan setir.

Sedangkan untuk Ban Belakang, aturannya mirip dengan motor matic, yakni di rentang 31 – 33 psi.

Pastikan menyesuaikan dengan beban; jangan biarkan kurang dari 31 psi jika Anda membawa muatan, karena motor bebek sering digunakan sebagai "kuda beban" yang tangguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Licin di Musim Hujan, Ini 7 Ban Motor Tubeless Terbaik Mulai 100 Ribuan Pilihan Ojol

Anti Licin di Musim Hujan, Ini 7 Ban Motor Tubeless Terbaik Mulai 100 Ribuan Pilihan Ojol

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 15:17 WIB

5 Motor Matic untuk Daerah Pegunungan, Simulasi Cicilan Mulai Rp600 Ribu

5 Motor Matic untuk Daerah Pegunungan, Simulasi Cicilan Mulai Rp600 Ribu

Otomotif | Minggu, 04 Januari 2026 | 20:55 WIB

7 Shockbreaker Motor Matic Paling Nyaman, Pas untuk Jarak Dekat Maupun Jauh

7 Shockbreaker Motor Matic Paling Nyaman, Pas untuk Jarak Dekat Maupun Jauh

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 12:05 WIB

5 Rekomendasi Ban Soft Compound Ring 14 yang Cocok untuk Pemakaian Harian

5 Rekomendasi Ban Soft Compound Ring 14 yang Cocok untuk Pemakaian Harian

Otomotif | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:49 WIB

4 Perbedaan Isi Ban Motor Pakai Angin Biasa dan Nitrogen, Lebih Baik Mana?

4 Perbedaan Isi Ban Motor Pakai Angin Biasa dan Nitrogen, Lebih Baik Mana?

Otomotif | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:18 WIB

Terkini

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Video | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

×