Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 14 Januari 2026 | 13:38 WIB
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah
Ilustrasi Suzuki Jimny. (Suara.com x Gemini)
baca 10 detik
  • Impor mobil pabrikan Jepang dari luar negeri mencapai rekor 111.513 unit pada 2025, melampaui rekor tahun 1995.
  • Suzuki memimpin kenaikan ini dengan membawa model seperti Jimny Nomade dan Fronx yang diproduksi di India.
  • Toyota berencana mengimpor Camry, Highlander, dan Tundra dari Amerika Serikat sebagai respons strategi baru pasar domestik.

Suara.com - Fenomena menarik terjadi di industri otomotif Jepang. Negeri yang selama ini dikenal sebagai eksportir mobil kelas dunia, kini justru semakin sering mengimpor mobil dari pabrik mereka sendiri di luar negeri.

Tren ini mencapai rekor baru pada 2025, menandai perubahan besar dalam strategi produksi dan distribusi, menurut laporan Carscoops.

Rekor Baru Setelah Hampir Tiga Dekade

Menurut data terbaru, sebanyak 111.513 unit mobil buatan pabrik Jepang di luar negeri masuk ke pasar domestik Jepang sepanjang 2025.

Angka ini naik 19 persen dibanding tahun sebelumnya dan berhasil melampaui rekor lama 107.092 unit yang bertahan sejak 1995.

Lonjakan ini sebagian besar disumbang oleh Suzuki, yang mencatat peningkatan luar biasa.

Suzuki Jadi Motor Utama

Suzuki berhasil meningkatkan impor balik lebih dari tujuh kali lipat, dengan total 43.266 unit sepanjang tahun.

Penyumbang terbesar adalah peluncuran domestik Jimny Nomade lima pintu yang diproduksi di India.

baca juga

Model ini sudah lama ditunggu konsumen Jepang dan akhirnya resmi dijual di kampung halamannya.

Selain Jimny, Suzuki juga membawa SUV Fronx dari India. Kedua model ini memperlihatkan bagaimana India kini menjadi basis produksi penting bagi Suzuki, sekaligus menunjukkan kualitas manufaktur India yang makin diakui.

Honda, Nissan, dan Toyota Justru Turun

Pejabat Bogor Pamer Mobil Dinas Baru, Suzuki Jimny [Egi/Suarabogor]
Pejabat Bogor Pamer Mobil Dinas Baru, Suzuki Jimny [Egi/Suarabogor]

Tidak semua merek mengalami kenaikan. Honda mencatat penurunan impor sebesar 18 persen, dengan total 37.022 unit, terutama karena berkurangnya pengiriman SUV WR-V dari India.

Nissan bahkan turun lebih tajam, yakni 33 persen menjadi 9.595 unit, dan Toyota mencatat penurunan serupa dengan angka 9.587 unit.

Meski begitu, Toyota sudah menyiapkan strategi baru. Tahun ini, mereka akan mulai mengimpor tiga model buatan Amerika: Camry sedan, Highlander SUV, dan Tundra pickup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Matic yang Kuat Nanjak Pegunungan, Punya Hill Assist dan Transmisi Lincah

5 Mobil Matic yang Kuat Nanjak Pegunungan, Punya Hill Assist dan Transmisi Lincah

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:37 WIB

Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri

Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:43 WIB

5 Mobil Honda Paling Kuat untuk Kontur Jalan Naik Turun, Terbaik untuk Medan Pegunungan

5 Mobil Honda Paling Kuat untuk Kontur Jalan Naik Turun, Terbaik untuk Medan Pegunungan

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:02 WIB

Bosan Merek Jepang? Ini 5 Mobil Matic Rp50 Jutaan Antimainstream yang Nyaman dan Stabil

Bosan Merek Jepang? Ini 5 Mobil Matic Rp50 Jutaan Antimainstream yang Nyaman dan Stabil

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:15 WIB

Berapa Biaya Pelihara Isuzu Panther? Cek Kisaran Budget Operasional dan Harga Bekasnya

Berapa Biaya Pelihara Isuzu Panther? Cek Kisaran Budget Operasional dan Harga Bekasnya

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:03 WIB

Naksir Gran Max Bekas untuk Jadi Mobil Keluarga? Intip Dulu Kelemahannya

Naksir Gran Max Bekas untuk Jadi Mobil Keluarga? Intip Dulu Kelemahannya

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

×