Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:05 WIB
Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot
Deretan robot sedang memproduksi mobil di Pabrik BYD. [Dok BYD Motor Indonesia]
baca 10 detik
  • Zhengzhou Super Factory BYD merupakan fasilitas manufaktur NEV terbesar di dunia, memproduksi komponen inti hingga mobil jadi.
  • Pabrik seluas 10,67 km persegi ini mencapai tingkat otomatisasi 98% dengan bantuan robot industri yang efisien.
  • Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 2 juta unit kendaraan energi baru (NEV).

Suara.com - BYD memberikan kesempatan eksklusif bagi Suara.com untuk melihat langsung aktivitas di Zhengzhou Super Factory yang merupakan salah satu fasilitas manufaktur kendaraan listrik terbesar di dunia. Pabrik ini menjadi pilar utama dalam rantai produksi New Energy Vehicle atau NEV untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun global.

Berdiri di atas lahan seluas 10,67 kilometer persegi di Zona Ekonomi Bandara Zhengzhou, kompleks industri ini dibangun dalam waktu kurang dari satu tahun. BYD berhasil mengintegrasikan berbagai lini mulai dari produksi mobil penumpang, komponen inti, baterai daya, hingga material baru dalam satu kawasan terpadu.

Fasilitas tersebut mencakup empat proses utama perakitan mobil yaitu pengepresan, pengelasan, pengecatan, serta perakitan akhir. Selain itu terdapat pabrik komponen pendukung seperti motor listrik, sistem penggerak, hingga interior dan jok yang diproduksi secara mandiri di lokasi yang sama.

Dominasi teknologi otomatis menjadi pemandangan utama saat memasuki area produksi. Zhengzhou Super Factory memiliki tingkat otomatisasi mencapai 98 persen yang membuat peran manusia lebih fokus pada pengawasan dan inspeksi kualitas. Sebagian besar pekerjaan berat kini dilakukan sepenuhnya oleh robot.

Pada area pengepresan misalnya, mesin mampu melakukan hingga 15 kali cetakan bodi mobil hanya dalam satu menit. Tingkat presisi pada tahap awal ini sangat krusial untuk menjamin kualitas produk pada tahap berikutnya. Sementara itu di lini pengelasan, BYD mengoperasikan sekitar 1.300 lengan robot. Teknologi ini memungkinkan proses pengelasan satu unit mobil selesai hanya dalam waktu sekitar 45 detik saja.

Seluruh sistem pengelasan dikembangkan secara mandiri oleh BYD untuk memastikan kemandirian total dalam produksi. Area pengecatan juga sepenuhnya dikelola oleh robot guna menjaga konsistensi warna dan meminimalkan risiko kesalahan manual.

Pabrik BYD di Indonesia akan dimumkan pada April 2024. Foto: Yangwang U9, supercar buatan BYD yang dipasarkan di Tiongkok. [Suara.com/Liberty Jemadu]
Pabrik BYD di Indonesia akan dimumkan pada April 2024. Foto: Yangwang U9, supercar buatan BYD yang dipasarkan di Tiongkok. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 2 juta unit NEV per tahun, pabrik ini mengukuhkan posisi BYD sebagai pemain utama otomotif global. Integrasi dengan aktivitas riset dan pengembangan mandiri memungkinkan setiap inovasi terbaru bisa langsung masuk ke tahap produksi massal tanpa mengurangi standar performa serta keselamatan kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Semungil Atto 1 Sekencang Dolphin: Mobil Listrik Imut Honda akan Debut di Singapura, Harganya?

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:08 WIB

Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia

Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 13:32 WIB

Harga MG4 EV dan MG ZS EV Makin Terjangkau di Awal 2026 Sasar Keluarga Muda Indonesia

Harga MG4 EV dan MG ZS EV Makin Terjangkau di Awal 2026 Sasar Keluarga Muda Indonesia

Otomotif | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:43 WIB

Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans

Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:42 WIB

Serum Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga

Serum Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:40 WIB

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Bogor | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:33 WIB

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:31 WIB

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:30 WIB

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Sport | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:29 WIB

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:23 WIB

×