2 Pembalap Indonesia Tembus MotoGP 2026, Alumni Sekolah Balap Ini Jadi Sorotan Dunia

Husna Rahmayunita, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:40 WIB
2 Pembalap Indonesia Tembus MotoGP 2026, Alumni Sekolah Balap Ini Jadi Sorotan Dunia
Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama mendapat dukungan, sebelum keduanya berangkat untuk mengharumkan nama Indonesia di pentas balap Grand Prix 2026. (Dok. AHM)
baca 10 detik
  • Mario Aji (Moto2) dan Veda Ega (Moto3) resmi berlaga di GP musim 2026.
  • Veda Ega promosi ke Moto3 usai jadi Runner-up Red Bull Rookies Cup 2025.
  • AHRS buka pendaftaran siswa baru usia 11-14 tahun hingga Februari 2026.

Suara.com - Reputasi pembalap Indonesia di kancah balap motor dunia semakin diperhitungkan memasuki musim balap Moto Grand Prix (GP) 2026.

Salah satu bukti nyata kualitas pembinaan balap di Tanah Air adalah keberhasilan dua pembalap muda, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, yang dipastikan berangkat ke Barcelona, Spanyol.

Keduanya bukan sekadar partisipan, melainkan talenta terpilih yang memiliki standar fisik dan mental teruji.

Mereka adalah lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), sebuah program pembinaan yang memiliki prosedur pelatihan ketat dan terstruktur.

Bergabung dengan kru mancanegara di Honda Team Asia, kedua pembalap ini membawa misi besar.

Jika Anda penasaran dengan rekam jejak mereka atau ingin mengikuti jejak suksesnya, simak profil dan jalur pembinaan yang mereka tempuh di bawah ini.

1. Veda Ega Pratama (Moto3)

Penampilan Veda Ega Pratama di atas motor (Dok. AHM)
Penampilan Veda Ega Pratama di atas motor (Dok. AHM)

Veda Ega Pratama menjadi sorotan utama tahun ini. Remaja asal Gunung Kidul, Yogyakarta ini dinilai memiliki grafik performa yang menanjak tajam.

Sebelum menapaki jenjang GP Moto3 2026, Veda telah membuktikan kualitasnya dengan validasi prestasi yang mentereng.

baca juga
  • Status Debut: Musim 2026 adalah musim perdana Veda di kelas Moto3, menjadikannya salah satu rookie yang paling diantisipasi.
  • Rekam Jejak: Veda meraih posisi Runner Up pada ajang bergengsi Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025. Prestasi inilah yang memberinya "tiket emas" ke kejuaraan dunia meski usianya belum genap 18 tahun.
  • Target: Veda tidak hanya ingin sekadar lewat, ia bertekad adaptasi cepat dengan rekan setimnya asal Jepang, Zen Mitani, untuk bersaing kompetitif.

“Saya siap menghadapi musim balap GP Moto3 dengan dukungan tim terbaik di Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi dapat saya jalani dengan baik dan bisa bersaing dengan kompetitif. Saya pun berharap perjuangan saya di balapan dunia ini dapat menginspirasi banyak anak muda agar terus pantang menyerah dalam menggapai mimpinya hingga level tertinggi,” ungkap Veda.

2. Mario Suryo Aji (Moto2)

Pebalap Indonesia Mario Suryo Aji dari Honda Team Asia menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Moto3 Australia, Sirkuit Phillip Island. (14/10/2022) (HO via Honda Team Asia)
Pebalap Indonesia Mario Suryo Aji dari Honda Team Asia menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Moto3 Australia, Sirkuit Phillip Island. (14/10/2022) (HO via Honda Team Asia)

Jika Veda adalah energi baru, maka Mario Suryo Aji adalah simbol konsistensi dan kematangan mental. pembalap asal Magetan, Jawa Timur ini memasuki musim kelimanya di ajang Grand Prix, sebuah pencapaian yang menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa.

  • Pengalaman: Ini adalah musim ketiga Mario bertarung di kelas GP Moto2 bersama Honda Team Asia. Lulusan AHRS 2016 ini dikenal memiliki manajemen stamina yang baik.
  • Prestasi: Salah satu highlight karir Mario adalah finish di posisi kesembilan pada putaran Amerika Serikat musim lalu.
  • Persiapan: Selama jeda musim, Mario rutin berlatih bersama pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) lainnya untuk menjaga ritme balap.

“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.

3. Astra Honda Racing School (Jalur Pembinaan)

Keberhasilan Mario dan Veda tidak lepas dari fondasi yang dibangun di Astra Honda Racing School (AHRS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Tinggi Veda Ega Pratama di Moto3 2026, Sekaligus Proses Belajar di Tim Baru

Target Tinggi Veda Ega Pratama di Moto3 2026, Sekaligus Proses Belajar di Tim Baru

Sport | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:21 WIB

Lagi, Indonesia Raya Berkumandang di Spanyol: Ramadhipa Juara, Veda Ega Pratama Konsisten

Lagi, Indonesia Raya Berkumandang di Spanyol: Ramadhipa Juara, Veda Ega Pratama Konsisten

Otomotif | Senin, 03 November 2025 | 14:24 WIB

2 Alasan Veda Ega Pratama Jadi Ancaman Serius di Moto3 2026, Mantan Pembalap MotoGP Bilang Begini

2 Alasan Veda Ega Pratama Jadi Ancaman Serius di Moto3 2026, Mantan Pembalap MotoGP Bilang Begini

Otomotif | Minggu, 02 November 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

×