- Suzuki Carry dinilai unggul dalam efisiensi BBM dan ketersediaan suku cadang.
- Desain Toyota Kijang dianggap kurang maksimal untuk muatan barang berlebih.
- Mesin Zebra Espass disebut kurang bertenaga dibandingkan ketangguhan Suzuki Carry.
Mitsubishi T120SS: Kembaran Carry ini menggunakan mesin 4G15 milik Mitsubishi. Meski tenaganya sedikit lebih besar (86 PS), banyak pengguna merasa karakter Carry lebih irit untuk penggunaan santai.
3. Konstruksi Sasis dan Daya Angkut: Desain Murni Niaga
Perbedaan filosofi desain sangat terasa antara Carry dan Kijang. Suzuki Carry sejak awal didesain dengan sasis ladder frame yang kaku dan per daun (leaf spring) yang tebal di belakang, murni untuk disiksa membawa beban 1 ton lebih.
Sebaliknya, Toyota Kijang, terutama generasi Kapsul, lebih mengedepankan kenyamanan penumpang. Suspensi depannya yang lebih empuk seringkali "limbung" atau amblas jika dipaksa membawa muatan berlebih (overload) layaknya Carry.
Inilah mengapa Carry dianggap lebih fungsional untuk pedagang atau kurir barang berat:
Carry Adalah Pilihan Logis
Jika Anda mencari kenyamanan keluarga, Kijang adalah rajanya. Jika Anda mencari ruang kabin luas dan pintu geser, Zebra Espass bisa dilirik dengan catatan ekstra perhatian pada radiator.
Namun, jika prioritas Anda adalah mobil cari duit yang irit BBM, jarang mogok, dan suku cadangnya murah meriah, Suzuki Carry Futura 1.5 adalah pilihan yang paling sulit dikalahkan hingga detik ini. Ketangguhan mesin G15A-nya sudah teruji puluhan tahun melintasi berbagai medan di Indonesia tanpa banyak keluhan.
Baca Juga: 4 Opsi Kijang Innova di Bawah 100 Juta untuk Keluarga Cerdas Bujet Terbatas, Lengkap dengan Pajak