Harga seken Nissan X-Trail di pasaran saat ini sekitar Rp80–140 juta. Sedangkan pajak tahunannya sekitar Rp2–3,5 juta.
4. Opel Blazer

Opel Blazer mungkin terlihat sangat murah di pasaran mobil bekas. Namun, murahnya harga beli sebanding dengan tingginya konsumsi BBM dan biaya perawatan.
Mesin 2.2L dan 2.4L Opel Blazer menggunakan teknologi lama dengan efisiensi rendah. Ditambah bobot kendaraan yang berat dan transmisi konvensional, konsumsi BBM-nya bisa sangat boros, terutama di kota.
Harga seken Opel Blazer sekitar Rp40–70 juta. Pajak tahunan sekitar Rp1,5–2,5 juta.
5. Toyota Alphard Lawas

Toyota Alphard generasi awal menjadi simbol kemewahan dengan harga bekas yang kini jauh lebih terjangkau. Dengan kapasitas interiornya yang luas, mobil Alphard memang memberikan kenyamanan berkendara bagi penumpangnya. Namun, MPV premium ini jelas bukan mobil irit.
Mobil ini memiliki mesin 2.4L atau 3.0L dipadukan dengan bodi sangat besar dan berat. Fokus Alphard adalah kenyamanan dan kemewahan, bukan efisiensi bahan bakar.
Konsumsi BBM dalam kota saja bisa terasa sangat menguras dompet. Sehingga Alphard lawas juga bukan mobil yang cocok untuk melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga: Toyota Agya 2025 Harganya Turun Berapa Banyak Dibanding yang Baru?
Harga seken Alphard lawas sekitar Rp150–250 juta. Pajak tahunan sekitar Rp4–6 juta. Terbilang cukup mahal juga dalam perawatannya.
Demikian itu mobil bekas murah tapi boros bensin. Faktor utama penyebabnya adalah mesin besar, bobot kendaraan berat, dan teknologi lama yang belum mengutamakan efisiensi.
Kontributor : Mutaya Saroh