- Honda Jazz menang telak di tenaga mesin, namun Yaris unggul fitur keselamatan airbags.
- Harga bekas Jazz 'digoreng' tinggi karena langka, Yaris tawarkan value for money lebih logis.
- Kabin Yaris lebih senyap dan empuk, Jazz juara fleksibilitas kargo berkat Ultra Seat.
Inilah faktor penentu bagi kaum mendang-mending.
Fenomena Harga Jazz: Sejak disuntik mati, harga bekas Honda Jazz (terutama kode bodi GK5) "digoreng" habis-habisan.
Unit tahun muda bisa menyentuh angka Rp250-280 juta, mendekati harga barunya dulu. Apakah worth it? Hanya jika Anda kolektor atau pecinta sejati VTEC.
Realita Harga Yaris: Depresiasi Toyota Yaris lebih normal. Anda bisa mendapatkan Yaris "Joker" (model 2018-2020) dengan harga yang lebih masuk akal dibanding Jazz tahun yang sama.
Biaya Perawatan: Sebagai dua raksasa Jepang, sparepart keduanya melimpah. Namun, persepsi umum di bengkel spesialis adalah kaki-kaki Toyota Yaris sedikit lebih "badak" dan murah perbaikannya dibanding Honda Jazz yang komponen kaki-kakinya kerap minta jajan lebih dulu jika sering hajar jalan rusak.
Siapa Pemenangnya?
Pilihlah Honda Jazz Bekas jika:
- Anda mengutamakan performa mesin (118 hp itu kencang!).
- Butuh bagasi fleksibel (jok belakang bisa dilipat rata lantai/Ultra Seat).
- Ingin mobil yang harga jual kembalinya sangat bertahan.
Pilihlah Toyota Yaris jika:
- Anda mencari kenyamanan suspensi dan kabin yang lebih senyap.
- Menginginkan fitur keselamatan lebih lengkap (opsi 7 airbags).
- Ingin mobil tahun muda dengan harga yang lebih value for money alias tidak "overprice".
Jadi, tim "H" tegak atau tim "T" miring? Pilihan ada di tangan dan saldo rekening Anda!