Trump Naikkan Tarif Korea Selatan, Saham Hyundai dan Kia Langsung Anjlok

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:23 WIB
Trump Naikkan Tarif Korea Selatan, Saham Hyundai dan Kia Langsung Anjlok
Ilustrasi Hyundai. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Keputusan Presiden Trump menaikkan tarif ekspor Korea Selatan menjadi 25% memicu anjloknya saham Hyundai dan Kia.
  • Kenaikan tarif ini merupakan respons Trump atas kegagalan parlemen Korea Selatan meratifikasi kesepakatan perdagangan tahun lalu.
  • Awalnya saham Hyundai turun 4% dan Kia 5%, namun kemudian menunjukkan pemulihan parsial di pasar saham Korea Selatan.

Suara.com - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Tump untuk menaikkan tarif produk dari Korea Selatan membuat saham Hyundai Motor dan Kia anjlok.

Kebijakan yang diberlakukan Trum rupanya memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham Korea Selatan yang turut berdampak terhadap Hyundai dan Kia.

Terpantau Hyundai Motor dan Kia mengalami penurunan harga saham yang cukup tajam. Hyundai turun hingga 4% dan Kia kehilangan sebanyak 5%.

Namun, saham-saham tersebut mulai berangsur pulih dengan Hyundai mengalami penurunan 1,7% dan Kia turun 3,09% dari sebelumnya.

Presiden Trump menyatakan pada Senin malam bahwa tarif ekspor Korea Selatan ke Amerika Serikat akan naik dari 15% menjadi 25%.

Kebijakan Gedung Putih tersebut menjadi lanjutan setelah Trump menilai parlemen Korea Selatan kurang maksimal dalam menjalani kesepakatan antar kedua negara yang sudah disepakati pada tahun lalu.

Menurut pernyataan Trump di akun Truth Social miliknya, kesepakatan perdagangan antara AS dan Korea Selatan pada 30 Juli 2025 tetap belum diratifikasi oleh anggota parlemen Korea, meskipun persyaratannya telah dikonfirmasi ulang selama kunjungan presiden ke Seoul pada Oktober 2025.

Trump mengatakan AS telah menurunkan tarifnya sendiri sesuai dengan perjanjian tersebut dan mengharapkan Korea Selatan juga bisa memegang komitmen yang telah disepakati.

Ia menggambarkan ketidakaktifan parlemen Korea sebagai pelaksanaan hak prerogatifnya.

baca juga

Trump lalu merespons dengan menaikkan bea masuk impor untuk produk-produk dari Korea Selatan mencakup mobil, kayu, obat-obatan, dan barang-barang lain yang dikenakan bea masuk timbal balik.

Kebijakan Trump tersebut lantas membuat para investor memilih untuk melepas mereka dari Hyundai dan Kia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal

Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:51 WIB

Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China

Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:35 WIB

IMX Hub Jadi Ruang Kolaborasi Pecinta Modifikasi dan Lifestyle Otomotif

IMX Hub Jadi Ruang Kolaborasi Pecinta Modifikasi dan Lifestyle Otomotif

Otomotif | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×