Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:51 WIB
Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal
All-New Toyota Kijang Innova Zenix ditampilkan di pabrik perakitan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) [ANTARA/Fathur Rochman].
baca 10 detik
  • Toyota Indonesia mengekspor 298.457 unit kendaraan CBU, menyumbang 58% total ekspor otomotif nasional.
  • Ekspor Toyota kini menjangkau 100 negara, didorong oleh produk lokal seperti Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross Hybrid.
  • Perusahaan berencana memperkuat penetrasi pasar global dengan fokus pada pengembangan kendaraan segmen A dan B.

Suara.com - Toyota Indonesia kembali membuktikan dominasinya di pasar otomotif mancanegara dengan mencatatkan kinerja pengiriman kendaraan yang impresif. Berdasarkan laporan terbaru, total pengiriman kendaraan utuh atau Completely Built Up alias CBU dari Indonesia ke berbagai negara mencapai angka 298.457 unit.

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN, Nandi Julianto menjelaskan bahwa pencapaian ini menempatkan Toyota sebagai pilar utama dalam peta ekspor kendaraan tanah air.

"Angka ini menyumbang sekitar 58 persen dari total ekspor otomotif nasional, menjadikan Toyota sebagai kontributor utama industri otomotif Indonesia di pasar global," katanya saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi perusahaan yang terus memperluas jangkauan pasar. Selain fokus di benua Asia, Toyota Indonesia kini merambah pasar Amerika Latin hingga Australia. Secara akumulasi, TMMIN telah mencatatkan jumlah ekspor sebanyak 3 juta unit sejak memulai kiprahnya pada tahun 1987 dengan jumlah negara tujuan yang kini berkembang hingga 100 negara.

Produk kendaraan ramah lingkungan menjadi motor penggerak utama dalam pencapaian tersebut. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang merupakan hasil produksi dalam negeri menjadi tulang punggung dalam pengiriman kendaraan ke luar negeri. Kedua model hybrid ini menunjukkan daya saing tinggi teknologi manufaktur Indonesia di mata dunia.

Toyota Innova Zenix di GIIAS 2024. (Foto: TAM)
Toyota Innova Zenix di GIIAS 2024. (Foto: TAM)

Menatap masa depan, pabrikan asal Jepang ini berencana untuk memperkuat penetrasi di negara-negara berkembang. Fokus pengembangan akan diarahkan pada kendaraan segmen A dan B yang memang menjadi kunci pertumbuhan di wilayah Global South.

"Kita tidak mau berhenti di sana, kita mau mengembangkan kunci segmen, segmen A dan B, kunci global south, negara yang akan berkembang," paparnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam industri otomotif global sekaligus memperkuat posisi Toyota sebagai pemimpin pasar ekspor kendaraan nasional yang kompetitif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermodal Banyaknya Peserta Pameran, IIMS 2026 Klaim Bisa Datangkan Pembeli Serius

Bermodal Banyaknya Peserta Pameran, IIMS 2026 Klaim Bisa Datangkan Pembeli Serius

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?

Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2026 | 20:26 WIB

MPV Bekas Murah Nyaman dan Berkelas: Mending Mitsubishi Grandis, Honda Odyssey, atau Toyota Previa?

MPV Bekas Murah Nyaman dan Berkelas: Mending Mitsubishi Grandis, Honda Odyssey, atau Toyota Previa?

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 05:25 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×