- BYD meluncurkan Linghui M9, MPV pintu geser khusus armada taksi online di pasar otomotif China.
- Mobil ini menggunakan teknologi plug-in hybrid dengan mesin 1.5T dan baterai Blade khas pabrikan BYD.
- Memiliki desain mewah ala Toyota Alphard dengan dimensi lega dan lampu belakang motif simpul khas.
Suara.com - Era transportasi umum berbasis aplikasi kini semakin naik kelas. Jika sebelumnya taksi online identik dengan mobil city car atau LMPV standar, raksasa otomotif asal China, BYD, baru saja menggebrak pasar dengan memperkenalkan kendaraan khusus yang super mewah.
BYD secara resmi merilis foto-foto dari MPV (Multi-Purpose Vehicle) pintu geser terbarunya yang diberi nama Linghui M9.
Menariknya, mobil berbodi bongsor ini tidak dirancang untuk mobil keluarga biasa, melainkan difokuskan untuk menjadi armada taksi online premium di China.
Langkah ini menunjukkan keseriusan BYD dalam mendominasi seluruh segmen kendaraan elektrifikasi, termasuk layanan ride-hailing.
Mari kita bedah lebih dalam apa saja keistimewaan dari MPV penantang Toyota Alphard ini.
Lahir dari Sub-Merek Khusus Transportasi Online
Bagi Anda yang baru mendengar namanya, Linghui adalah sub-merek terbaru di bawah naungan BYD yang diluncurkan pada awal Februari lalu.
Merek ini secara eksklusif berfokus pada pasar taksi dan layanan transportasi online.
Linghui akan merilis dua seri utama, yakni seri "e" (meliputi e5, e7, e9) yang sepenuhnya bertenaga listrik murni (EV), dan seri "M".
Baca Juga: BYD dan Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China di Indonesia Awal Tahun 2026
Nah, Linghui M9 ini menjadi produk yang sangat spesial karena merupakan satu-satunya kendaraan yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di jajaran sub-merek tersebut.

Desain Eksterior: Aura Mewah ala Alphard dengan Sentuhan Tradisional
Secara visual, Linghui M9 memancarkan aura MPV premium berkat penggunaan pintu geser (sliding door) yang memudahkan penumpang keluar-masuk, mirip dengan gaya Toyota Alphard.
Desain eksteriornya mengambil basis dari BYD Xia DM-i, namun mendapat beberapa penyesuaian detail yang membuatnya unik.
Bagian depan menampilkan gril lebar dengan tata letak tegas, dihiasi trim krom berdesain khusus dan logo merek Linghui.
Sementara di bagian belakang, BYD menyematkan lampu belakang berdesain "simpul China" yang ikonik, dipadukan dengan lampu reflektor merah dan bumper beraksen krom yang elegan. Mobil ini juga tampak gagah dengan dukungan velg berbalut ban ukuran 235/60R18.
Dimensi Ekstra Lega untuk Kenyamanan Penumpang
Sebagai mobil yang ditujukan untuk melayani penumpang, kenyamanan kabin adalah harga mati. Linghui M9 menjawab kebutuhan tersebut dengan dimensi yang sangat memadai.
Mobil ini memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.045 mm.
Dimensi ini menjamin ruang kaki dan kepala yang sangat lapang di dalam kabin. Dengan berat kosong 2.470 kg, MPV ini menjanjikan stabilitas tinggi saat melaju di jalanan perkotaan.
Selain itu, BYD menawarkan berbagai konfigurasi opsional untuk armada taksi, mulai dari pilihan sunroof (kecil atau ganda), kaca non-privasi (sesuai regulasi taksi di beberapa wilayah), hingga teknologi modern seperti kaca spion berbasis kamera dan kamera belakang.
Dapur Pacu: Perpaduan Mesin Turbo dan Baterai Blade
Beralih ke sektor performa, Linghui M9 tidak main-main. Mengandalkan sistem plug-in hybrid (PHEV), mobil ini menggabungkan efisiensi dan tenaga.
Dapur pacunya ditenagai oleh mesin bensin 1.5T (Turbo) yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 115 kW.
Mesin pembakaran ini bekerja secara harmonis dengan motor listrik sinkron magnet permanen bertenaga 200 kW. Tentu saja, sebagai DNA asli BYD, mobil ini ditenagai oleh Baterai Blade yang terkenal sangat aman, awet, dan tahan terhadap panas ekstrem.
Kehadiran BYD Linghui M9 menjadi standar baru bagaimana sebuah armada taksi online seharusnya dirancang. Dengan perpaduan desain MPV pintu geser yang mewah, dimensi kabin yang lega, serta mesin hybrid yang efisien, perjalanan menggunakan taksi online kini tak ubahnya seperti menumpangi kendaraan premium pribadi.
Kita tunggu saja, apakah BYD nantinya akan membawa konsep armada mewah ini untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia?