Dalam konteks Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang nilainya mencapai triliunan rupiah, pengadaan kendaraan senilai beberapa miliar rupiah sebenarnya hanya sebagian kecil dari total belanja daerah.
Namun karena menyangkut simbol kemewahan dan jabatan publik, kebijakan tersebut tetap menjadi sorotan masyarakat.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang berapa kilometer jalan yang bisa dibangun dari harga satu unit mobil dinas bukan semata soal hitung-hitungan teknis.
Diskusi ini mencerminkan harapan masyarakat agar anggaran publik benar-benar diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak.
Transparansi dan komunikasi pemerintah menjadi kunci agar setiap kebijakan pengadaan dapat dipahami secara utuh, termasuk alasan, urgensi, dan manfaatnya.
Dengan asumsi biaya pembangunan Rp2,5–3 miliar per kilometer, dana setara harga mobil gubernur memang bisa membangun sekitar 900 meter hingga lebih dari satu kilometer jalan beton.
Angka itu mungkin terlihat kecil dalam skala provinsi, tetapi bisa sangat berarti bagi warga di satu kawasan tertentu.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni