3. Jaga Kecepatan dan Gaya Berkendara
Mudik menggunakan mobil listrik mempunyai perlakuan berbeda dengan mobil bahan bakar fosil. Kendaraan listrik lebih hemat energi pada kecepatan rendah, tapi saat melewati jalan tol malah boros.
Sebab, melaju cepat di jalan tol bikin kebutuhan akan daya meningkat cepat. Hal itu dikarenakan torsi instan dan hambatan udara lebih besar.
Maka dari itu, pengendara harus bisa menjaga kecepatan tetap stabil sekitar 60-80 km/jam, sedapat mungkin hindari gaya mengemudi agresif seperti pengereman keras, akselerasi mendadak.
4. Penggunaan Ban Khusus Mobil Listrik
Performa kendaraan untuk jarak jauh dipengaruhi oleh ban. Ban khusus mobil listrik biasanya dirancang dengan rolling resistance lebih rendah daripada ban mobil konvensional.
Karakteristik ban seperti itu bisa membantu dalam peningkatan jarak tempuh sekaligus menghemat energi. Uniknya lagi, ban umumnya lebih senyap dalam menahan beban mobil keseluruhan.
Anda sebaiknya tetap menggunakan ban hasil rekomendasi pabrikan mobil listrik, karena mampu meningkatkan efisiensi dan menjamin kenyamanan saat perjalanan dalam berbagai kondisi jalan.
5. Memperhatikan Tekanan Angin
Baca Juga: Bagian Mobil Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Dipakai Mudik? Perhatikan 8 Komponen Penting Ini
Sebelum berangkat mudik, Anda periksa dulu tekanan angin pada ban. Karena, semakin tepat ukuran tekanan, maka akan mempengaruhi efisiensi, kinerja, keamanan selama perjalanan.
Setiap tipe mobil mempunyai standar tekanan masing-masing, jangan sampai kurang dari yang telah ditetapkan.
City Car: 30-36 Psi
Sedan: 30-33 Psi
MPV: 33-36 Psi
SUV: 35-40 Psi