Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:09 WIB
Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh
Salah satu mobil terkenal dari Volkswagen, yakni tipe Polo. (Drive Place)
baca 10 detik
  • Volkswagen memangkas 50 ribu karyawan di Jerman hingga 2030 akibat penurunan laba bersih signifikan pada laporan 2025.
  • Penurunan keuntungan VW dipicu oleh biaya energi melonjak, tarif perdagangan, serta persaingan ketat produsen China.
  • Krisis energi Eropa memburuk karena gangguan suplai minyak dan LNG dari Timur Tengah, menekan industri otomotif.

Suara.com - Industri otomotif Eropa sedang menghadapi masa sulit. Volkswagen (VW), produsen mobil terbesar di Uni Eropa sekaligus pesaing utama Toyota di pasar global, baru saja mengumumkan rencana PHK pada sekitar 50 ribu karyawan di Jerman, menurut catatan Russia Today.

Langkah drastis ini diambil karena keuntungan perusahaan merosot tajam, biaya energi melonjak, dan tekanan perdagangan semakin berat.

Dalam laporan tahunan 2025, VW mencatat laba bersih hanya €6,9 miliar atau sekitar Rp135 triliun, turun hampir setengah dari tahun sebelumnya. Angka ini menjadi hasil terlemah sejak skandal diesel pada 2016.

Pendapatan juga turun menjadi €322 miliar (sekitar Rp6.310 triliun). Kondisi ini membuat manajemen VW menegaskan perlunya “pengurangan biaya secara sistematis” agar tetap kompetitif.

Pemangkasan 50 ribu posisi akan dilakukan bertahap hingga 2030, terutama di operasi VW di Jerman. Sebelumnya, pada 2024, perusahaan sempat mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja untuk menghindari PHK paksa dan penutupan pabrik.

Namun, dengan kondisi keuangan yang semakin tertekan, VW kini tidak punya banyak pilihan selain mengurangi jumlah tenaga kerja secara besar-besaran.

Tekanan Eksternal yang Berat

Menurut Chief Financial Officer VW, Arno Antlitz, tahun 2025 ditandai oleh tarif perdagangan, kompetisi ketat, dan ketegangan geopolitik. Industri otomotif Jerman juga terpukul oleh harga energi yang tinggi setelah Uni Eropa mengurangi impor minyak dan gas dari Rusia sejak 2022.

Peralihan ke sumber energi alternatif yang lebih mahal membuat biaya produksi melonjak.

baca juga

Selain itu, persaingan dari produsen mobil listrik asal China semakin ketat, sementara tarif dari Amerika Serikat menambah beban ekspor. Transisi ke kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan juga membuat VW kesulitan menjaga margin keuntungan.

Krisis Energi dan Dampaknya

Ilustrasi mobil Volkswagen. (Gemini AI)
Ilustrasi mobil Volkswagen. (Gemini AI)

Situasi energi di Eropa semakin rumit setelah eskalasi konflik di Timur Tengah. Serangan udara AS-Israel ke Iran dan gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz membuat pasokan minyak dan LNG terganggu. Lalu lintas kapal di jalur vital itu dilaporkan turun hingga 80 persen dalam sepekan, mendorong harga minyak mentah dan gas Eropa naik tajam.

Kondisi ini menambah tekanan pada industri otomotif yang sangat bergantung pada energi. Pemerintah Uni Eropa kini dikabarkan sedang membahas langkah darurat, termasuk meninjau ulang pajak energi nasional, biaya jaringan listrik, dan mekanisme harga karbon untuk meringankan beban produsen.

Ancaman bagi Ekonomi Jerman

Pemangkasan besar-besaran oleh VW menjadi sinyal serius bagi ekonomi Jerman, yang selama ini bertumpu pada sektor manufaktur otomotif. Dengan biaya energi yang tinggi, permintaan lesu, dan persaingan global yang semakin sengit, masa depan industri otomotif Eropa terlihat penuh tantangan.

VW mungkin bukan satu-satunya yang akan melakukan efisiensi besar. Jika kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin produsen lain juga akan mengambil langkah serupa demi bertahan di tengah badai ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti

Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 13:45 WIB

Terkuak di Dokumen Negara, Toyota Siapkan Mobil MBG? Wujud Boksnya Bikin Salah Fokus

Terkuak di Dokumen Negara, Toyota Siapkan Mobil MBG? Wujud Boksnya Bikin Salah Fokus

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 13:00 WIB

3 Mobil Sedan Klasik Ini Punya Pesona Abadi di Jalanan, Harga Mulai Rp20 Jutaan

3 Mobil Sedan Klasik Ini Punya Pesona Abadi di Jalanan, Harga Mulai Rp20 Jutaan

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 12:10 WIB

Agrinas Tawarkan Pengadaan Pikap Kopdes Merah Putih, Toyota: Harga Tidak Ketemu

Agrinas Tawarkan Pengadaan Pikap Kopdes Merah Putih, Toyota: Harga Tidak Ketemu

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 08:51 WIB

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:34 WIB

Terkini

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:11 WIB

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:06 WIB

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah,  Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:56 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:55 WIB

Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim

Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:50 WIB

Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi

Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:49 WIB

×