Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 09 Maret 2026 | 08:34 WIB
Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana
Ilustrasi PHK. Berdasarkan laporan teranyar Satu Data Kemnaker, sebanyak 359 orang tenaga kerja tercatat menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hanya dalam kurun waktu satu bulan. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Januari 2026, 359 pekerja kena PHK dan terdaftar di program JKP Kemnaker.
  • Jawa Barat dan Sumatera Selatan jadi penyumbang korban PHK terbanyak.
  • Meski turun dibanding 2025, badai PHK tetap menghantui awal tahun 2026.

Suara.com - Belum juga reda napas masyarakat menghadapi fluktuasi ekonomi di awal tahun 2026, kabar duka kembali datang dari sektor ketenagakerjaan. Ratusan pekerja harus menelan pil pahit kehilangan mata pencaharian tepat di bulan Januari.

Berdasarkan laporan teranyar Satu Data Kemnaker, sebanyak 359 orang tenaga kerja tercatat menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Para pekerja yang kehilangan pekerjaan ini merupakan mereka yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.

"Pada bulan Januari tahun 2026 terdapat 359 orang tenaga kerja ter-PHK yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP," tulis laporan resmi Kemnaker, dikutip Senin (9/3/2026).

Ironisnya, pusat industri seperti Jawa Barat dan wilayah Sumatera Selatan justru menjadi penyumbang korban PHK terbesar. Kedua provinsi ini seolah menjadi titik merah dalam peta ketenagakerjaan nasional bulan ini.

Data menunjukkan, sebanyak 49 orang di Jawa Barat dan 49 orang di Sumatera Selatan terpaksa angkat kaki dari perusahaan mereka. Angka ini setara dengan 13,65 persen dari total laporan PHK nasional yang masuk ke sistem JKP.

"Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan," tambah laporan tersebut.

Meski secara angka absolut terjadi penurunan drastis dibanding Januari 2025 yang mencapai 3.325 orang, fakta bahwa PHK masih terus terjadi di awal tahun menunjukkan kondisi pasar kerja yang belum sepenuhnya stabil. Angka 359 orang ini pun hanya fenomena gunung es, karena hanya mencakup mereka yang terdaftar dalam skema JKP bukan total keseluruhan pekerja formal maupun informal yang kehilangan nafkah.

Berikut adalah daftar 5 provinsi dengan rapor merah PHK tertinggi pada Januari 2026:

baca juga
  • Jawa Barat: 49 orang
  • Sumatera Selatan: 49 orang
  • Kalimantan Utara: 46 orang
  • Kalimantan Timur: 35 orang
  • Jawa Timur: 34 orang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan

BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pastikan Layanan Optimal dan Tegaskan Negara Hadir, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Jenguk Pasien

Pastikan Layanan Optimal dan Tegaskan Negara Hadir, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Jenguk Pasien

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:37 WIB

Kuota Mudik Gratis Pemprov Jabar Sisa 660 Kursi, Cek Rute yang Tersedia di Sini!

Kuota Mudik Gratis Pemprov Jabar Sisa 660 Kursi, Cek Rute yang Tersedia di Sini!

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Demo Buruh Besok, Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta Jadi Titik Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan

Demo Buruh Besok, Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta Jadi Titik Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:09 WIB

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Belanja di ALAND Dapat Diskon 20% Setiap Senin-Kamis Pakai BRI

Belanja di ALAND Dapat Diskon 20% Setiap Senin-Kamis Pakai BRI

Bri | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Trakindo Pamerkan Solusi Deteksi Risiko Tambang di Mining Expo 2026

Trakindo Pamerkan Solusi Deteksi Risiko Tambang di Mining Expo 2026

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi

Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 19:06 WIB

Cerita Mikha Tambayong Jadikan Skincare Malam sebagai Me Time, Bukan Sekadar Rutinitas

Cerita Mikha Tambayong Jadikan Skincare Malam sebagai Me Time, Bukan Sekadar Rutinitas

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 19:05 WIB

Fakta Mengejutkan! Tteokbokki Ternyata Dulunya Makanan Mewah Kaum Bangsawan

Fakta Mengejutkan! Tteokbokki Ternyata Dulunya Makanan Mewah Kaum Bangsawan

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 19:04 WIB

Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media

Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:03 WIB

6 Rekomendasi Kipas Angin Kecil yang Bagus dan Murah, Mulai Rp19 Ribuan

6 Rekomendasi Kipas Angin Kecil yang Bagus dan Murah, Mulai Rp19 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 19:02 WIB

Saham BMRI Masih Layak Dikoleksi, Dividen Jadi Katalis

Saham BMRI Masih Layak Dikoleksi, Dividen Jadi Katalis

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:01 WIB

×