- Penjualan mobil retail nasional di Indonesia pada Mei 2026 turun 5,1 persen menjadi 71.890 unit dibanding April.
- Toyota mempertahankan posisi sebagai merek mobil terlaris di Indonesia dengan total penjualan mencapai 21.379 unit pada Mei.
- Pendatang baru Jaecoo berhasil menduduki posisi enam besar dengan mencatatkan penjualan sebanyak 3.000 unit selama periode Mei.
Suara.com - Pasar otomotif Indonesia kembali mengalami koreksi pada Mei 2026. Setelah mencatat kenaikan pada bulan sebelumnya, penjualan mobil nasional kali ini kembali menurun.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara retail atau distribusi dari dealer ke konsumen pada Mei 2026 tercatat sebanyak 71.890 unit. Angka tersebut turun 5,1 persen dibanding April 2026 yang mencapai 75.736 unit.
Menariknya, sejumlah merek tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan meski pasar sedang melemah.
Daihatsu misalnya, berhasil meningkatkan penjualan dari 12.300 unit pada April menjadi 12.531 unit pada Mei. Mitsubishi juga mencatatkan kenaikan dari 5.312 unit menjadi 5.763 unit.
Sementara, Honda memang mengalami peningkatan penjualan dibanding bulan sebelumnya. Namun dengan torehan 3.646 unit, merek asal Jepang ini masih tertahan di posisi kelima dan belum mampu menyalip Suzuki maupun Mitsubishi.
Sedangkan persaingan antar merek asal China juga semakin panas. Secara mengejutkan, merek pendatang baru Jaecoo merangsek naik ke posisi enam besar dalam daftar retail sales dengan torehan 3.000 unit. Performa impresif Jaecoo sekaligus menggeser BYD yang harus puas finis di posisi ketujuh dengan torehan 2.892 unit.
Sementara Toyota masih menjadi merek mobil terlaris di Indonesia dengan penjualan retail mencapai 21.379 unit.
Berikut daftar 10 merek mobil dengan penjualan retail tertinggi di Indonesia pada Mei 2026:
- Toyota: 21.379 unit
- Daihatsu: 12.531 unit
- Suzuki: 5.917 unit
- Mitsubishi: 5.763 unit
- Honda: 3.646 unit
- Jaecoo: 3.000 unit
- BYD: 2.892 unit
- Geely: 2.005 unit
- Wuling: 1.640 unit
- Hyundai: 1.462 unit