Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?

Ruth Meliana

Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:14 WIB
Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?
ilustrasi mudik (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Penyusunan barang bagasi memengaruhi titik gravitasi mobil, di mana beban terberat harus diletakkan di bagian bawah dan dekat pusat.
  • Keseimbangan beban kiri-kanan serta depan-belakang sangat penting untuk mencegah mobil menarik ke satu sisi dan menjaga kestabilan.
  • Mencegah pergeseran barang dengan mengunci atau mengisi celah penting untuk menjaga pusat gravitasi tetap stabil selama perjalanan.

Suara.com - Menata barang di bagasi mobil saat mudik bukan sekadar soal muat banyak atau rapi saja. Ternyata, cara penyusunan barang sangat memengaruhi titik gravitasi mobil.

Titik gravitasi yang rendah dan berada di tengah membuat mobil lebih stabil saat belok, mengerem mendadak, atau melewati jalan bergelombang.

Sebaliknya, jika barang ditumpuk tinggi atau tidak seimbang, mobil bisa jadi limbung, handling buruk, bahkan berisiko rollover di tikungan tajam. Apalagi saat mudik atau liburan panjang yang membawa banyak bawaan.

Menurut prinsip fisika sederhana, semakin rendah dan mendekat ke pusat mobil bobot barang, semakin stabil kendaraan.

Berikut adalah 8 cara pintar menyusun barang di bagasi agar titik gravitasi tetap stabil, aman, dan nyaman sepanjang perjalanan.

1. Letakkan barang terberat di paling bawah dan dekat pusat

Ini adalah aturan emas “Heavy Bottom Rule”. Koper besar, kardus berisi minuman, atau peralatan berat harus berada di lantai bagasi, tepat di atas sumbu roda belakang atau sedikit ke depan.

Dengan begitu, titik gravitasi mobil tidak naik ke atas. Hindari meletakkan barang berat di atas atau di belakang dekat pintu bagasi karena bisa membuat bagian belakang mobil “ngedrop” dan mengganggu keseimbangan.

2. Seimbangkan beban kiri-kanan serta depan-belakang

baca juga

Jangan semua barang ditumpuk di satu sisi. Bagi bobot secara merata antara kiri dan kanan bagasi. Begitu pula antara bagian depan (dekat jok belakang) dan belakang.

Ketidakseimbangan hanya 10-20 kg saja sudah bisa membuat mobil terasa “nge-pull” ke satu sisi saat belok. Hasilnya? Ban aus tidak merata dan handling jadi tidak presisi.

3. Susun seperti puzzle Tetris: barang besar dulu, lalu isi celah

Mulai dengan koper atau tas besar sebagai fondasi. Kemudian masukkan barang sedang dan kecil ke celah-celah yang tersisa.

Cara ini memaksimalkan ruang sekaligus mencegah barang bergeser. Barang yang bergeser saat rem mendadak sama saja dengan memindahkan bobot secara tiba-tiba, mengubah titik gravitasi secara instan dan berbahaya.

4. Gunakan pengikat, jaring, atau cargo net

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit dan Awet untuk Jangka Panjang

7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit dan Awet untuk Jangka Panjang

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:30 WIB

Viral Penumpang Bus Tangerang-Banyumas Bayar Rp420 Ribu, Hanya Dapat Kursi Bakso

Viral Penumpang Bus Tangerang-Banyumas Bayar Rp420 Ribu, Hanya Dapat Kursi Bakso

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

×