- Pemudik disarankan mengecek oli mesin dan air radiator secara mandiri di rest area untuk mencegah kerusakan fatal saat perjalanan.
- Pengecekan oli melibatkan pengecekan level dan warna menggunakan dipstick setelah mesin mati selama sepuluh menit.
- Air radiator harus diperiksa melalui tabung reservoir saat mesin dingin, dengan menambahkan cairan pendingin jika batasnya kurang.
2. Cek Tabung Reservoir
Lebih aman mengecek melalui tabung cadangan (reservoir). Lihat apakah air berada di antara batas “LOW” dan “FULL”.
3. Tambahkan Jika Kurang
Gunakan air radiator (coolant), bukan air biasa, agar sistem pendingin tetap optimal dan tidak mudah berkarat.
4. Periksa Kebocoran
Amati area sekitar radiator dan selang. Jika ada tetesan atau bekas cairan, bisa jadi ada kebocoran.
Tips Aman Cek Kendaraan Saat Mudik
Agar lebih nyaman dan aman saat melakukan pengecekan di rest area, perhatikan beberapa hal berikut:
- Parkir di tempat yang datar dan aman
- Gunakan sarung tangan jika ada
- Hindari mengecek saat mesin masih panas
- Siapkan tisu atau kain lap di mobil
- Bawa cadangan oli dan coolant secukupnya
Kapan Harus ke Bengkel?
Meski bisa melakukan pengecekan sendiri, ada kondisi tertentu yang tetap membutuhkan bantuan profesional, seperti:
- Oli cepat habis dalam waktu singkat
- Mesin sering overheat
- Air radiator terus berkurang drastis
- Muncul asap dari kap mesin
Jika mengalami tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera menuju bengkel terdekat.
Mengetahui cara cek oli mesin dan air radiator sendiri bisa menjadi bekal penting saat perjalanan mudik Lebaran. Selain menghemat waktu, langkah ini juga membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal di tengah padatnya arus mudik dan balik.
Dengan perawatan sederhana ini, perjalanan Anda bisa lebih aman, nyaman, dan bebas dari risiko mogok di jalan. Selamat mudik dan semoga sampai tujuan dengan selamat!