Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Manuel Jeghesta Nainggolan | Michele Alessandra Amabelle | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:45 WIB
Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia
Ilustrasi antrean BBM di Myanmar. (Suara.com)
  • Ketegangan Timur Tengah memicu gejolak pasar energi global, berdampak serius pada Myanmar yang sangat bergantung impor BBM.
  • Pemerintah militer Myanmar membatasi pembelian BBM maksimal dua kali seminggu karena stok menipis dan antrean panjang.
  • Kenaikan harga BBM di Yangon sangat drastis; warga terpaksa beralih ke pasar ilegal yang lebih mahal.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus memicu gejolak di pasar energi global. Gangguan suplai minyak dunia pun mulai terasa ke banyak negara terutama yang sangat bergantung pada impor.

Myanmar menjadi salah satu negara yang terdampak paling serius. Apalagi, Negeri Seribu Pagoda ini masih sangat bergantung pada impor untuk sekitar 90 persen kebutuhan BBM nya

Mengutip laporan Irrawaddy, pemerintah militer Myanmar baru saja memperketat aturan pembelian BBM. Warga kini hanya diperbolehkan mengisi bahan bakar maksimal dua kali dalam seminggu, menggantikan sistem ganjil-genap yang sebelumnya diterapkan.

Kebijakan itu muncul karena semakin banyak stasiun pengisian yang kehabisan stok hanya dalam hitungan jam.

Di Kota Yangon, situasinya disebut semakin parah. Banyak warga yang mengantre sejak malam hari di SPBU yang baru buka pukul enam pagi. Selain itu, banyak pom bensin yang langsung tutup hanya dalam dua sampai tiga jam karena BBM sudah habis. Panjang antrean pun bisa mencapai hampir tiga kilometer hanya untuk mendapatkan sedikit jatah pengisian.

Harga BBM Meroket

Di Yangon, harga Premium Diesel melonjak dari 3.560 kyat atau sekitar Rp27.000 menjadi 4.820 kyat (Rp36.600 an) per liter hanya dalam semalam. Harga bensin Oktan 92 dan 95 juga ikut naik tajam.

Di wilayah lain seperti Mon State, situasinya lebih parah lagi karena banyak SPBU hanya buka satu kali setiap tiga hari. Warga di daerah itu juga dibatasi hanya boleh membeli 5.000 kyat untuk motor dan 10.000 kyat untuk mobil.

Kelangkaan ini akhirnya membuat sebagian warga beralih ke pasar ilegal di mana harga BBM bisa tembus 7.000 hingga 10.000 kyat per liter. Kondisi tersebut memicu naiknya biaya transportasi dan berimbas pada harga kebutuhan pokok.

Akibat krisis ini, Pemerintah Myanmar pun mulai memerintahkan seluruh pegawai negeri untuk bekerja dari rumah setiap hari Rabu demi menekan konsumsi BBM. Sektor swasta juga dianjurkan melakukan langkah serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Diesel Keluarga Paling Sangar: Tanjakan Jadi Masalah Sepele

5 Mobil Diesel Keluarga Paling Sangar: Tanjakan Jadi Masalah Sepele

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:32 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp80 Jutaan yang Tak Terlihat Murahan, Pilihan Aman untuk Pemilik Pertama

5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp80 Jutaan yang Tak Terlihat Murahan, Pilihan Aman untuk Pemilik Pertama

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:24 WIB

Harga Mobil BMW Maret 2026, Sedan hingga SUV Premium

Harga Mobil BMW Maret 2026, Sedan hingga SUV Premium

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 18:42 WIB

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:04 WIB

Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo

Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:45 WIB

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:43 WIB

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:25 WIB

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:06 WIB

Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas

Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:03 WIB

Ini Bedanya Yamaha Fino Indonesia dan Jepang, Harga Mirip Scoopy

Ini Bedanya Yamaha Fino Indonesia dan Jepang, Harga Mirip Scoopy

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 14:19 WIB

Lupakan LCGC Sempit! MPV Jepang Ini Punya Captain Seat Harga 70 Jutaan.Saja

Lupakan LCGC Sempit! MPV Jepang Ini Punya Captain Seat Harga 70 Jutaan.Saja

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB