- BMW mengembangkan SUV ultra mewah berkode G74 untuk menantang dominasi Range Rover di pasar global mulai tahun 2029.
- Proyek strategis ini mempertimbangkan penggunaan teknologi Neue Klasse dengan sasis unibody tangguh untuk medan berat dan ekstrem.
- Divisi BMW M tertarik menggarap model off-road ini yang diprediksi akan menggantikan posisi XM di kelas atas.
Suara.com - BMW diketahui memiliki kedekatan sejarah dengan Land Rover dan Range Rover pada era 1990-an. Kini pabrikan asal Jerman tersebut dikabarkan berencana menantang Range Rover secara langsung melalui pengembangan SUV tangguh dan ultra mewah.
Rencana ini bukan sekadar rumor belaka karena petinggi perusahaan mulai memberikan sinyal mengenai arah baru tersebut.
Wakil Presiden Senior Neue Klasse Mike Reichelt menjelaskan bahwa BMW sedang menjajaki opsi untuk memperluas jajaran produk mereka di masa depan.
“Pada prinsipnya, kami melihat pasar, dan kami melihat opsi untuk meningkatkan portofolio produk kami,” katanya seperti dilansir Carsales Australia, Senin (6 April 2026).
Proyek yang secara internal dikenal dengan kode G74 ini diprediksi akan memiliki karakter yang lebih tangguh dibandingkan jajaran seri X saat ini.
BMW berpeluang menggunakan teknologi Neue Klasse meski keputusan mengenai penggunaan mesin listrik sepenuhnya atau arsitektur lainnya masih dalam tahap pertimbangan mendalam.
“Pada prinsipnya, teknologi Neue Klasse juga dimungkinkan untuk diintegrasikan ke dalam mobil seperti itu,” katanya.
Langkah yang dilakukan BMW dinilai sangat strategis mengingat konsumen mobil mewah di Amerika Serikat hingga Timur Tengah masih menginginkan mesin dengan daya tahan tinggi untuk medan berat.
SUV ini diprediksi meluncur sekitar tahun 2029 dengan sasis unibody yang diperkuat sehingga secara filosofis lebih dekat dengan Range Rover dibandingkan Mercedes G-Class.
Divisi performa tinggi BMW M juga menunjukkan ketertarikan untuk menggarap model off-road ini. Bos divisi M Frank van Meel menyatakan bahwa produk berperforma tinggi tidak terbatas pada lintasan balap aspal saja tetapi juga bisa merambah ke medan ekstrem.
“Jadi, jika ada segmen seperti itu, saya tidak akan menolaknya,” pungkasnya.
Kehadiran model baru ini diprediksi dapat menggantikan posisi XM di jajaran kelas atas BMW.