Penyebab Ban Motor Retak Samping, Ketahui Risiko dan Cara Mencegahnya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB
Penyebab Ban Motor Retak Samping, Ketahui Risiko dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi ban motor. (Freepik)
  • Retak pada dinding samping ban motor berisiko menyebabkan ban pecah saat berkendara.
  • Penyebab utama meliputi tekanan angin rendah hingga jarang digunakan.
  • Pengendara wajib mengganti ban jika ditemukan retakan dalam atau terlihat kawat guna memastikan keamanan.

Suara.com - Pernahkah Anda memperhatikan dinding samping (sidewall) ban motor Anda dan menemukan guratan-guratan halus yang menyerupai retakan rambut?

Banyak pengendara menganggap remeh hal ini selama kembang atau ulir ban masih tebal. Padahal, retak samping pada ban motor adalah sinyal peringatan serius yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.

Kondisi ban yang retak tidak hanya mengurangi estetika kendaraan, tetapi juga menandakan bahwa struktur karet telah kehilangan elastisitasnya.

Jika dibiarkan, risiko ban pecah tiba-tiba saat melaju kencang menjadi sangat tinggi. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan ban motor retak di bagian samping? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

1. Sering Mengabaikan Tekanan Angin (Kurang Angin)

Penyebab utama ban motor retak samping adalah kebiasaan berkendara dengan tekanan angin yang kurang atau under-inflation. Saat ban kekurangan angin, dinding samping ban akan dipaksa bekerja lebih keras untuk menopang bobot motor dan pengendara.

Dinding samping akan menekuk secara berlebihan (flexing) setiap kali roda berputar. Tekukan yang terus-menerus ini menimbulkan panas berlebih dan ketegangan mekanis pada struktur karet.

Lama-kelamaan, ikatan polimer pada karet ban akan putus dan memicu munculnya retakan. Pastikan Anda selalu mengecek tekanan angin setidaknya seminggu sekali sesuai dengan standar pabrikan.

Ilustrasi Ban Motor - Ban Motor Kapan Diganti? (Unsplash)
Ilustrasi Ban Motor - Ban Motor Kapan Diganti? (Unsplash)

2. Paparan Sinar Matahari dan Sinar UV Secara Terus-Menerus

Ban motor terbuat dari senyawa karet alam dan sintetis yang sensitif terhadap suhu ekstrem. Jika motor sering diparkir di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama, sinar ultraviolet (UV) akan mempercepat proses oksidasi pada karet.

Proses ini disebut dengan dry rot. Sinar UV menghancurkan pelindung kimia alami yang ada di dalam karet ban, sehingga ban menjadi keras, kaku, dan akhirnya pecah-pecah.

Ban yang sering terpapar panas matahari biasanya akan berubah warna menjadi kecokelatan sebelum retakan-retakan kecil muncul di permukaan samping.

3. Penggunaan Cairan Pembersih atau Semir Ban yang Salah

Banyak pemilik motor ingin ban mereka terlihat hitam mengkilap setiap saat. Namun, penggunaan semir ban yang mengandung bahan dasar minyak (petroleum-based) atau deterjen pembersih yang terlalu keras justru merusak.

Bahan kimia keras dapat meluruhkan lapisan antiozonan yang berfungsi melindungi karet dari keretakan. Pilihlah semir ban yang berbahan dasar air (water-based) yang lebih ramah terhadap struktur karet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang, Jangan Diabaikan Bisa Berbahaya!

10 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang, Jangan Diabaikan Bisa Berbahaya!

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:12 WIB

Ciri Karet Ban Motor Getas dan Wajib Ganti sebelum Mudik

Ciri Karet Ban Motor Getas dan Wajib Ganti sebelum Mudik

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:05 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB

Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif

Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:41 WIB

Kualitas Mobil China Dipertanyakan Usai Sedan MG 5 Ludes Terbakar Saat Parkir

Kualitas Mobil China Dipertanyakan Usai Sedan MG 5 Ludes Terbakar Saat Parkir

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:40 WIB

5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol

5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:28 WIB

Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil

Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:15 WIB

Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas

Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:38 WIB

Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?

Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE  Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:36 WIB