Penyebab Ban Motor Retak Samping, Ketahui Risiko dan Cara Mencegahnya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB
Penyebab Ban Motor Retak Samping, Ketahui Risiko dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi ban motor. (Freepik)
baca 10 detik
  • Retak pada dinding samping ban motor berisiko menyebabkan ban pecah saat berkendara.
  • Penyebab utama meliputi tekanan angin rendah hingga jarang digunakan.
  • Pengendara wajib mengganti ban jika ditemukan retakan dalam atau terlihat kawat guna memastikan keamanan.

Hindari juga mencuci ban dengan sabun colek atau pembersih piring yang mengandung zat asam tinggi secara terus-menerus.

4. Usia Ban yang Sudah Melewati Batas (Kadaluwarsa)

Sama seperti makanan, ban motor memiliki masa pakai optimal. Meskipun kembang ban masih tebal karena motor jarang digunakan, karet ban memiliki batas usia sekitar 4 hingga 5 tahun dari tanggal produksi.

Seiring berjalannya waktu, senyawa kimia di dalam karet akan menguap dan membuat ban menjadi "mati" atau mengeras.

Ban yang sudah tua akan kehilangan fleksibilitasnya dan secara alami akan mulai retak di bagian dinding samping karena kekeringan. Anda bisa mengecek kode produksi (empat digit angka di dinding ban) untuk mengetahui kapan ban tersebut dibuat.

5. Motor Jarang Digunakan (Parkir Terlalu Lama)

Mungkin terdengar kontradiktif, namun motor yang terlalu lama didiamkan di garasi justru lebih rentan mengalami retak ban dibandingkan motor yang sering dipakai. Saat ban berputar, senyawa pelindung di dalam ban akan terdistribusi secara merata ke seluruh permukaan karet.

Jika motor diam dalam waktu lama, titik tumpu beban hanya berada di satu sisi (terjadi flat spot) dan karet ban akan kehilangan "pelumasan" alaminya. Kondisi udara yang lembap di garasi juga bisa mempercepat kerusakan struktur karet.

Jika motor harus diparkir lama, gunakan standar tengah dan berikan alas kayu atau karton di bawah ban agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai beton yang dingin.

baca juga

Bahaya dan Solusinya: Kapan Harus Ganti?

Jika Anda menemukan retakan samping yang masih sangat tipis (retak rambut), Anda mungkin masih bisa menggunakannya untuk jarak dekat dengan pemantauan ketat.

Namun, jika retakan sudah mulai dalam, melebar, atau bahkan memperlihatkan struktur benang/kawat di dalamnya, segera ganti ban Anda.

Ban yang retak samping memiliki struktur yang lemah. Saat terkena benturan lubang atau membawa beban berat, dinding ban bisa sobek seketika (meledak).

Tips Pencegahan:

  • Jaga tekanan angin sesuai spesifikasi (cek saat ban dalam kondisi dingin).
  • Gunakan penutup motor (cover) jika sering parkir di tempat terbuka.
  • Gunakan standar tengah saat parkir lama.
  • Gunakan produk perawatan ban yang aman dan teruji.

Dengan memahami penyebab ban motor retak samping, Anda tidak hanya memperpanjang usia pakai komponen motor, tetapi juga memastikan keamanan maksimal bagi diri sendiri dan orang lain di jalan raya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang, Jangan Diabaikan Bisa Berbahaya!

10 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang, Jangan Diabaikan Bisa Berbahaya!

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:12 WIB

Ciri Karet Ban Motor Getas dan Wajib Ganti sebelum Mudik

Ciri Karet Ban Motor Getas dan Wajib Ganti sebelum Mudik

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×