Harga Jual Mobil Listrik Bekas Dikabarkan Anjlok Drastis Ternyata Begini Faktanya

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 13 April 2026 | 13:30 WIB
Harga Jual Mobil Listrik Bekas Dikabarkan Anjlok Drastis Ternyata Begini Faktanya
Ilustrasi Mobil Listrik Sedang Melakukan Pengisian Daya Baterai. (Freepik)
baca 10 detik
  • Studi iSeeCars mengungkapkan mobil listrik mengalami depresiasi nilai sebesar 57,2 persen dalam lima tahun pertama kepemilikan.
  • Mobil listrik mendominasi daftar kendaraan dengan depresiasi tercepat dibandingkan mobil bensin konvensional maupun tipe kendaraan hibrida.
  • Inovasi teknologi yang pesat dan skeptisisme pasar terhadap baterai menjadi faktor utama penurunan harga jual kembali tersebut.

Suara.com - Penyusutan harga jual kembali menjadi hal yang sering diabaikan oleh para pembeli kendaraan. Banyak orang hanya mengeluhkan biaya cicilan, asuransi, hingga pengeluaran bensin tanpa menyadari bahwa depresiasi adalah bagian paling mahal dalam kepemilikan sebuah mobil. Dampak ini terasa jauh lebih berat bagi para pemilik mobil listrik (EV). 

Berasarkan data dari iSeeCars, studi mengenai depresiasi kendaraan menemukan bahwa rata-rata mobil listrik kehilangan nilai sebesar 57,2 persen selama lima tahun pertama kepemilikan. Angka ini jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan rata-rata keseluruhan kendaraan yang berada di angka 41,8 persen atau mobil hibrida yang hanya menyusut 35,4 persen.

Bahkan dalam daftar sepuluh model dengan depresiasi tercepat, mobil listrik mendominasi setengah dari daftar tersebut. Menariknya, mobil hybrid kini menjadi model kendaraan ramah lingkungan yang paling menguntungkan.

Nilai jual kembalinya saat ini justru lebih baik daripada mobil bensin konvensional maupun mobil listrik murni. Situasi ini sangat berbeda jika dibandingkan tujuh tahun lalu. Pada tahun 2019, depresiasi mobil hybrid sempat mencapai 56,7 persen yang hampir serupa dengan kondisi mobil listrik saat ini.

Fenomena ini dianggap sebagai tren alami bagi setiap teknologi baru. Saat teknologi masih dianggap asing dan belum teruji, nilai jual kembalinya cenderung anjlok karena skeptisisme pasar. Namun seiring konsumen semakin terbiasa dan teknologi semakin matang, nilai tersebut akan mulai stabil. Masalah utama bagi pengadopsi awal adalah laju inovasi yang sangat cepat sehingga model lama akan segera terasa ketinggalan zaman dalam waktu singkat.

Sebagai contoh, Nissan Leaf mengalami penyusutan nilai hingga 63,1 persen dalam lima tahun. Model tahun 2021 dianggap sudah usang karena jarak tempuh yang terbatas dan teknologi pengisian daya yang tidak lagi kompatibel dengan infrastruktur modern. Selain itu, pemotongan harga unit baru serta insentif pajak turut menekan harga pasar mobil bekas ke titik terendah.

Meski demikian, penurunan harga ini bukan berarti konsumen menolak mobil listrik secara permanen. Skeptisisme jangka pendek mengenai daya tahan baterai menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga saat ini. Dalam jangka panjang, nilai kendaraan listrik diprediksi akan stabil karena biaya perawatan yang lebih murah dan daya tahan komponen yang lebih baik. Bagi konsumen yang cerdas, situasi ini merupakan peluang besar untuk mendapatkan mobil listrik berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Tak Bingung, Simak Silsilah Grup Otomotif China di Indonesia: MG dan Wuling Sekeluarga, BYD?

Biar Tak Bingung, Simak Silsilah Grup Otomotif China di Indonesia: MG dan Wuling Sekeluarga, BYD?

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 12:13 WIB

Mobil China Naik Harga per April 2026, Kenaikan Chery J6 Tembus Rp 60 Juta

Mobil China Naik Harga per April 2026, Kenaikan Chery J6 Tembus Rp 60 Juta

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB

Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan

Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan

Otomotif | Minggu, 12 April 2026 | 17:33 WIB

Terkini

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

×