Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya

Farah Nabilla

Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB
Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya
Ilustrasi mobil listrik dan ban serep [Freepik]

Suara.com - Mobil listrik semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena dianggap lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Di Indonesia sendiri, minat terhadap mobil listrik terus meningkat seiring hadirnya berbagai model baru dari berbagai pabrikan.

Namun, di balik teknologi canggih yang ditawarkan, masih banyak pertanyaan sederhana yang sering muncul dari calon pengguna. Salah satunya adalah apakah mobil listrik memiliki ban serep seperti mobil konvensional. 

Pertanyaan ini terdengar sepele, tetapi cukup penting, terutama bagi pengemudi yang sering bepergian jauh atau melewati jalanan yang belum sepenuhnya mulus. Ban serep selama ini menjadi penyelamat ketika terjadi kebocoran ban di tengah perjalanan. Lalu, bagaimana dengan mobil listrik? Apakah ban serep tetap ada?

Apakah Ada Ban Serep di Mobil Listrik?

Jawabannya adalah tidak semua mobil listrik dilengkapi ban serep. Bahkan, sebagian besar mobil listrik modern justru tidak menyediakan ban serep sebagai perlengkapan standar. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari desain dan efisiensi kendaraan listrik itu sendiri.

Tata Motor rilis mobil listrik murah (Carscoops)
Ilustrasi ban serep mobil listrik(Carscoops)

Salah satu alasan utama adalah efisiensi ruang. Mobil listrik menggunakan baterai berukuran besar yang biasanya ditempatkan di bagian bawah kendaraan.

Baterai ini memakan banyak ruang, sehingga produsen harus mengoptimalkan setiap bagian mobil. Dengan menghilangkan ban serep, ruang tersebut bisa dimanfaatkan untuk komponen lain atau untuk meningkatkan kapasitas bagasi.

Selain itu, faktor bobot juga menjadi pertimbangan penting. Mobil listrik sangat bergantung pada efisiensi energi dari baterai.

Semakin ringan kendaraan, semakin jauh jarak tempuhnya. Ban serep, velg tambahan, serta perlengkapannya tentu menambah berat kendaraan. Dengan menghilangkan komponen ini, produsen bisa meningkatkan efisiensi dan jarak tempuh mobil listrik.

baca juga

Sebagai gantinya, banyak mobil listrik dibekali dengan tire repair kit atau alat perbaikan ban. Kit ini biasanya berisi cairan penambal dan kompresor kecil untuk mengisi angin ban. Solusi ini dianggap lebih praktis dan ringan dibandingkan membawa ban serep penuh.

Namun, tentu saja, tire repair kit hanya efektif untuk kebocoran kecil, bukan untuk kerusakan ban yang parah seperti sobek atau pecah.

Beberapa produsen juga menggunakan ban jenis run-flat. Ban ini memungkinkan mobil tetap berjalan dalam jarak tertentu meskipun tekanan angin berkurang drastis atau bahkan habis.

Dengan teknologi ini, pengemudi masih bisa melanjutkan perjalanan ke bengkel terdekat tanpa harus mengganti ban di tempat.

Meski begitu, tidak semua mobil listrik menghilangkan ban serep sepenuhnya. Beberapa model tertentu masih menyediakannya, biasanya dalam bentuk ban serep kecil atau space saver atau sebagai opsi tambahan yang bisa dibeli terpisah.

Hal ini biasanya ditemukan pada mobil listrik yang ditujukan untuk pasar tertentu atau yang mempertimbangkan kebutuhan konsumen akan keamanan ekstra.

Dari sisi pengguna, ketiadaan ban serep memang bisa menjadi kekhawatiran tersendiri, terutama di daerah yang belum memiliki banyak bengkel atau layanan darurat.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil listrik untuk memahami perlengkapan yang tersedia di kendaraannya dan menyesuaikan dengan kebutuhan perjalanan mereka.

Jika kamu sering bepergian jauh, ada baiknya mempertimbangkan untuk membawa ban serep tambahan jika memungkinkan, atau setidaknya memastikan tire repair kit selalu dalam kondisi siap pakai.

Selain itu, memiliki akses ke layanan bantuan darurat atau roadside assistance juga bisa menjadi solusi praktis jika terjadi masalah di jalan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber

Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 15:00 WIB

5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang

5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 15:00 WIB

Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5

Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 13:30 WIB

iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif

iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 12:22 WIB

7 Pilihan Mobil Listrik 3 Baris Terbaik untuk Keluarga, Kabin Lega dan Nyaman

7 Pilihan Mobil Listrik 3 Baris Terbaik untuk Keluarga, Kabin Lega dan Nyaman

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ambisi Chery Menggeser Dominasi Global Lewat Kolaborasi Teknologi Bukan Sekadar 'Perang Harga'

Ambisi Chery Menggeser Dominasi Global Lewat Kolaborasi Teknologi Bukan Sekadar 'Perang Harga'

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 20:40 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×